Menjamu Para Sesepuh

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Empat belas kali sudah. Dimulai sejak tahun 1996, acara silaturahmi dengan komunitas Indonesia dalam rangka mengenang kedatangan orang-orang Indonesia pertama di Kaledonia Baru sekaligus untuk menjamu sesepuh mereka terus diselenggarakan dari tahun ke tahun. Kali ini kehormatan sebagai tuan rumah diberikan kepada perwakilan warga Indonesia di kota La Foa.

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Minggu, 21 Februari 2010 di Pusat Kebudayaan La Foa ini diawali dengan peletakan karangan bunga dan dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Dalam kesempatan itu, terlihat hadir Acting Konsul Jenderal R.I. di Noumea, Ibu Sulastriningsih; Madame Corine Voisin, Walikota La Foa; Ibu Monique Siban, Ketua Asosiasi “Kembang Mawar Putih” (PMIK cabang Kota La Foa); tamu kehormatan KJRI Noumea, yakni Konsul Jenderal R.I di Sydney, Bapak Sudaryomo Hartosudarmo beserta isteri, Ibu Tri Pangestuti Sudaryomo yang tiba sehari sebelumnya.

Sebelum waktu makan siang bersama tiba, acara didahului dengan perkenalan seluruh pengurus PMIK dan sambutan dari Acting Konsul Jenderal R.I. di Noumea, Konsul Jenderal R.I. di Sydney dan Walikota La Foa yang juga keturunan Indonesia.

Acting Konsul Jenderal R.I. di Noumea dalam sambutan yang kerap kali disisipi bahasa Jawa menyampaikan bahwa acara semacam ini hendaklah dapat dijadikan wadah pertemuan sesama anggota komunitas Indonesia dalam rangka memperat tali silahturahmi di antara mereka yang berada di Kaledonia Baru. Sekali lagi, Ibu Sulastriningsih mengingatkan komunitas Indonesia untuk menghormati jasa serta perjuangan para pendahulu dan sesepuh yang telah bekerja keras agar komunitas Indonesia dapat hidup mandiri dan berdiri sejajar dengan anggota masyarakat dari etnis-etnis lain yang hidup di Kalidonia Baru.

Masih dalam bahasa Jawa, Konsul Jenderal R.I di Sydney mengatakan bahwa beliau sangat gembira bisa berkumpul dengan masyarakat Indonesia dan keturunannya di Kaledonia Baru dalam sebuah suasana yang hangat. Beliau berpesan agar komunitas Indonesia tetap menjaga kerukunan dan selalu ingat dengan tanah leluhur walaupun mereka telah memutuskan untuk bertempat tinggal di Kaledonia Baru. Sementara Walikota La Foa, Madame Corine Voisin menyampaikan penghargaannya terhadap kedua pejabat perwakilan Indonesia di Noumea dan di Sydney tersebut karena telah berusaha menggunakan beberapa patah kata bahasa Prancis pada awal pidato mereka. Beliau juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah bersedia hadir pada hari itu.

Setelah makan siang, acara dimeriahkan dengan pertunjukan budaya Indonesia. Dalam kesempatan ini, KJRI Noumea melalui kelompok kesenian binaannya mempersembahkan tari Bondan Tani dari Jawa Tengah, tari Cenderawasih dari Bali dan musik angklung. Dari pihak lain, seksi kebudayaan PMIK menampilkan pertunjukan tari kreasi modern karya Bagong Kusudiharjo. Sebelumnya, seorang wanita dari anggota masayarakat Indonesia juga telah mempersembahkan tari Goyang Semarangan. Terakhir acara ditutup dengan lantunan lagu-lagu yang dibawakan oleh seorang penyanyi wanita bersuara merdu dari anggota masyarakat Indonesia di Kaledonia Baru.