Mengenang Para Leluhur

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 16 Februari 2010, bertempat di plataran tugu peringatan keseratus tahun (centenaire), di daerah Vallon-du-Gaz Noumea, warga Indonesia dan keturunannya mengenang kedatangan para leluhur mereka di Kaledonia Baru yang tiba pertama kalinya 114 tahun silam.

Upacara peringatan tersebut dibuka dengan sambutan dari Ketua Persatuan Masyarakat Indonesia dan Keturunan (PMIK), Bapak Djintar Tambunan, dilanjutkan oleh Ibu Sulastriningsih, Acting Konsul Jenderal Republik Indonesia di Noumea. Dalam pidatonya, Acting Konjen R.I mengatakan : “Acara ini hendaknya dapat dijadikan kesempatan untuk kembali mengevaluasi perkembangan dan kemampuan generasi penerus dalam rangka membuktikan bahwa melalui pendidikan yang mereka dapatkan dari orang tua mereka, generasi penerus bisa berdiri sejajar dengan etnis lain yang ada di Kaledonia Baru dan bisa beradaptasi dengan berbagai budaya serta hidup berdampingan dan ikut membangun wilayah ini”.

Tampak hadir beberapa pejabat tinggi setempat selain warga Indonesia dan staf KJRI Noumea, antara lain Kepala Pemerintahan Kaledonia Baru, Y.M. Bapak Philippe Gomès; Deputi Wilayah I Dewan Nasional Prancis, Bapak Gaël Yanno; Perwakilan dari Komisaris Tinggi Prancis untuk Kaledonia Baru, Ibu Lilian Saridjan serta Walikota Noumea, Bapak Jean Léques.

Untuk menandai berakhirnya upacara peringatan 114 tahun kedatangan orang-orang Indonesia pertama di Kaledonia Baru itu, Acting Konsul Jenderal, Ketua PMIK dan para pejabat yang hadir dalam kesempatan tersebut diundang untuk meletakan karangan bunga di depan tugu centenaire. Selanjutnya, semua yang hadir dipersilahkan untuk mencicipi hidangan kue-kue kecil khas Indonesia dan minuman yang disediakan.