Liputan LNC saat Perayaan 120 Tahun kedatangan Orang Jawa di New Caledonia

2/21/2016

Lebih dari 500 orang Indonesia Merayakan 120 Tahun Sejarah Mereka Di New Caledonia

Senin, 22 Februari 2016

Dalam jumlah besar, kemarin seharian di Ko We Kara, orang-orang Indonesia berkumpul untuk merayakan 120 tahun kehadiran mereka di New Caledonia. Lebih dari 500 orang Indonesia menghadiri acara jamuan sesepuh alam suasana harmonis dan tradisional. Konsul Jenderal RI, Widyarka Ryananta juga ikut pada acara tersebut.

Sebelum jamuan dimulai, Pendiri Persatuan Masyarakat Indonesia Marie-Jo Siban melakukan pemotongan tumpeng – makanan tradisional indonesia yang berbentuk kerucut dengan lauk pauk ayam dan sayuran – yang secara simbolis diberikan kepada cucunya, lahir 21 Februari 1996, yang bertepatan dengan seratus tahun kedatangan warga Indonesia di New Caledonia. Momen besar tersebut disaksikan oleh Thierry Timan, Ketua PMIK dan Bapak Widyarka Ryananta, Konsul Jenderal RI.

Acara ini juga ditandai dengan doa menurut kepercayaan Islam dan Kristine sebelum makan. Kedua agama tersebut merupakan agama mayoritas di masyarakat Indonesia.

Berikutnya acara dilangsungkan dengan foto bersama dengan rombongan kapal terakhir yang tiba pada tahun 1949. “Saya bertemu lagi dengan teman lama saya yang sudah lima puluh tahun tidak berjumpa”, kata Soehadi dengan bahagianya.

Lebih dari 500 orang yang datang dari Koné, Bourail, Poindimié, La Foa, Nouméa, Moindou dan Paita hadir pada acara jamuan tersebut. Pesta besar ini dihadiri oleh lima belas asosiasi Indonesia. “Momen ini jadi kesempatan bagi orang tua untuk bicara kepada anak-anak muda. Tradisi memang harus diwariskan”, kata Marie. “Dibutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk bisa menyelenggarakan hari ini. Di belakang layar sekitar 150 relawan mengulurkan tangan mereka untuk menyediakan makanan untuk semua orang.