Sambutan Konsul Jenderal RI pada Sarasehan dengan Biro Perjalanan dan Wisatawan New Caledonia, 23 Nopember 2010

11/24/2010

 

Selamat sore

Ibu-ibu, bapak-bapak dan saudara-saudara yang kami hormati,

Kami ucapkan selamat datang di Aula Konsulat Jenderal RI Noumea dan kami sangat menghargai dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran anda semuanya.

Sebagai Konsul Jenderal RI yang baru, kami ingin memperkenalkan diri dan ingin menjalin hubungan yang lebih akrab antara kami dan segenap jajaran Konsulat Jenderal dengan semua pimpinan dan manajemen Travel Biro yang ada di New Caledonia yang hadir malam ini.

Hadirin yang kami hormati,

Jumlah turis yang berasal dari New Caledonia yang berkunjung ke Indonesia khususnya ke Bali setiap tahunnya terus stabil dan bahkan meningkat. Berdasarkan data penerbitan visa pada KJRI Noumea, pada tahun 2009 saja turis dari New Caledonia yang berkunjung ke Bali tercatat 1105. Sementara pada tahun 2010 ini sejak Januari hingga Oktober 2010 saja mencatat 800 orang.

Hal ini meyakini kami bahwa Bali memang sudah sangat terkenal dan oleh karenanya selalu menarik untuk selalu dikunjungi. Kami sendiri sebagai orang Indonesia senang bepergian ke Bali selain karena pemandangannya indah dan kekayaan budayanya yang menarik juga karena jumlah penerbangannya ke dan dari Bali paling banyak diantara kota-kota lainnya di Indonesia. Hal ini juga menjadi salah satu alasan pokok, banyaknya konperensi-konperensi internasional diadakan di Bali.

Hadirin yang kami hormati,

Pada malam ini, kami adakan acara gelar budaya Indonesia dimaksudkan untuk mengapresiasi peran para pelaku Biro Perjalanan dalan meningkatkan turis dari New Caledonia ke Indonesia. Untuk itu, kami mengundang para hadirin untuk menikmat acara kesenian dan kuliner Indonesia yang tersaji malam ini. Mudah-mudahan anda semuanya senang dan dapat menikmati sajian tersebut.

Hadirin yang kami hormati,

Pada kesempatan yang baik ini pula, kami ingin bekerjasama dengan para Biro Perjalanan New Caledonia untuk dapat mempromosikan wilaya-wilayah lainnya seperti Bandung, Jawa Barat. Musik Angklung, tarian jaipong, pemandian air hangat, berbagai makanan tradisional/rakyat yang lezat serta sejarah kota Bandung di masa lalu yang mendapat julukan Paris van Java, serta hôtel-hotel besar, menengah dan hôtel-hotel kecil, kiranya akan menarik untuk dikunjungi. Adapun penerbangannya ada yang terkoneksi dengan Denpasar, Bali atau melalui Jakarta terus ke Bandung dengan bis-bis turis selama 3 jam ataupun dengan kereta api sekitar 2 jam perjalanan.

Sebenarnya masih banyak lagi daerah-daerah lainnya yang menarik untuk dikunjungi dan memiliki jalur penerbangannya dengan Denpasar seperti kota-kota Surabaya, Yogyakarta, Semarang kemudian kota-kota di Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Lombok (NTB).

Selanjutnya, kami akan akhiri sambutan ini guna memberikan kesempatan bagi para hadirin untuk segera menikmati gelar budaya dan juga kami sediakan waktu bagi para hadirin untuk memberikan masukan-masukan yang penting untuk diperhatikan oleh pelayanan kami di KJRI Noumea demi kelancaran para turis yang akan berkunjung ke Indonesia.

Terima kasih.