“Visit the Wonders of Indonesia”: KJRI New York Garap Potensi Wisatawan dari Pantai Timur AS

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Melihat potensi yang besar untuk terus digarap, KJRI New York secara konsisten terus melakukan promosi pariwisata Indonesia kepada publik AS karena. Bekerjasama dengan  berbagai pihak, KJRI New York melakukan tiga kegiatan promosi wisata pada akhir bulan Februari, yaitu Dinner MeetingVisit the Wonders of Indonesia” dengan kalangan PATA (Pacific Asia Travel Association) Chapter New York (24/2), serta bersama KBRI Washington DC berpartisipasi di dua pameran pariwisata terbesar di Pantai Timur AS, Boston Globe Travel Show di Boston (19-21/2) dan New York Times Travel Show di New York (26-28/2).

Rangkaian kegiatan promosi ini dipandang perlu, terutama untuk meyakinkan dan membangkitkan minat wisatawan AS berkunjung ke tanah air. Potensi menarik wisatawan asal AS berkunjung ke Indonesia sesungguhnya masih terbuka sangat lebar. Pada tahun 2008, US Department of Commerce, mencatat dari total hampir 31 juta wisatawan AS yang ke luar negeri, sekitar 6,5 juta berwisata ke Asia, dimana Jepang, China, India dan Hongkong menduduki posisi destinasi wisata teratas. Adapun Thailand, di tengah situasi politik yang tidak menentu, tetap mencatat angka hampir 700 ribu turis asal AS pada tahun 2008. Dan sekitar 250 ribu turis asal AS telah berkunjung ke Malaysia pada tahun 2008. Sementara Indonesia pada tahun 2008 hanya mendapatkan 165 ribu wisatawan asal AS. Namun demikian angka wisatawan asal AS yang berkunjung ke Indonesia sejak tahun 2005 menunjukkan tendensi yang terus meningkat.

Dalam acara promosi “Visit the Wonders of Indonesia” di R. Pancasila KJRI New York Rabu malam waktu setempat (24/2), Konjen RI New York Trie Edi Mulyani berusaha meyakinkan 100 orang anggota PATA New York Chapter  yang terdiri dari agen-agen wisata, travel writers dan pelaku bisnis wisata lainnya, bahwa Indonesia sebagai destinasi wisata akan memberikan keuntungan kepada tour operators jika dijual kepada pelanggannya. “Indonesia is not a one-time travel deal”, demikian dikatakan Konjen RI tentang turis asal AS yang umumnya berulang-ulang berkunjung ke Indonesia.

Selain itu, Indonesia memiliki destinasi wisata yang sangat beragam sehingga banyak hal yang dapat ditawarkan oleh agen-agen wisata kepada pelanggannya. “Indonesia is a country with multiple destinations”, demikian Konjen RI menegaskan.  Ditambahkan oleh Konjen RI, Indonesia cocok untuk ditawarkan ke berbagai segmen turis. “Indonesia sesuai untuk semua selera turis, dari turis backpackers,turis pemula, pasangan yang berbulan madu, untuk famili, hingga turis yang mencari high-class resort bahkan orang-orang tua yang ingin beristirahat dan bernostalgia”.

Turut mempromosikan Indonesia di hadapan anggota PATA malam itu, berturut-turut Representative Garuda Indonesia di New York, Como Hotels yang memperkenalkan hotel mereka, Uma Hotel di Ubud, dua wakil agen wisata di NYC yang memiliki paket wisata ke Indonesia yaitu Pacific Holiday dan Orient Flexy Pax, perusahaan asuransi perjalanan Travelex, dan wakil dari Emirates yang menawarkan tiket murah ke Indonesia.  Bertindak sebagai moderator John Riady, pengusaha muda Indonesia dan juga penulis the Jakarta Globe yang saat ini sedang menempuh studi di Columbia University New York. Acara malam itu juga dimeriahkan dengan penampilan grup gamelan Bali binaan KJRI New York, Dharmaswara, yang akan tampil berkompetisi di Pesta Kesenian Bali bulan Juni 2010.

Sementara itu Chairman PATA New York Chapter Mr. Andi Bhatia menyatakan banyaknya jumlah anggota PATA yang hadir dalam acara dinner malam itu menunjukkan minat mereka yang tinggi terhadap Indonesia. Mengakhiri sambutannya Mr. Bathia menyerahkan donasi dari anggota PATA New York Chapter untuk para korban gempa di Sumatera Barat dan untuk Grup Gamelan Dharmaswara.

Acara promosi malam itu semakin lengkap dengan hidangan yang disiapkan Chef terbaik Indonesia di AS Yono Purnomo.  Acara ditutup dengan pembagian “lucky draw” berupa batik serat nanas dan lukisan “Legong Bali” koleksi Konjen RI.

Pameran Wisata Boston Globe Travel Show dan New York Times Travel Show

Sementara itu dari ruang pameran di World Trade Center Boston dan Jacob Javitz Center New York telah tercatat ribuan pengunjung yang hadir pada kedua pameran terbesar di Pantai Timur AS tersebut.  Umumnya dari pengunjung yang mampir ke booth Indonesia tampak minat yang tinggi untuk pergi berlibur ke Indonesia.  Pertanyaan-pertanyaan dan komentar-komentar negatif dari pengunjung tentang Indonesia hampir tidak pernah terdengar.  Hal ini menunjukkan citra Indonesia yang cukup baik di tengah publik AS.

Booth pameran yang disewa oleh KBRI Washington telah diisi dengan berbagai brosur-brosur berisi informasi tentang pariwisata Indonesia.  Meski jumlah brosur yang terbatas jika dibanding dengan negara tetangga yang menjadi saingan Indonesia (Malaysia, Thailand, bahkan Vietnam), Booth Indonesia tak kalah bersaing.   Booth Indonesia sangat terbantu dengan berbagai brosur dari tour operator setempat yang memiliki paket wisata ke Indonesia ditambah dengan tingginya semangat staf-staf KBRI Washington DC dan KJRI New York dalam menjelaskan kepada pengunjung tentang keindahan alam Indonesia dan keunikan budayanya.

Tercatat agen wisata setempat, seperti Pacific Holiday, GoWay, A Classic Tour, menawarkan berbagai paket wisata ke Indonesia seperti ke Bali, Yogyakarta, Solo, Lombok, dan Tana Toraja.  Keberadaan paket-paket wisata tersebut sangat membantu upaya Perwakilan untuk menjual Indonesia kepada para pengunjung pameran.  (Sumber KJRI NY)