The Allure of Refinement: Pentas Gamelan Kusuma Laras KJRI New York di Lincoln Center

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Bruno Walter Auditorium, Lincoln Center Plaza, New York, Sabtu (12/12) tampak sesak dengan kehadiran lebih dari 200 penggemar gamelan di kota New York. Di luar ruang pertunjukan masih terdapat puluhan calon penonton yang terpaksa hanya dapat menikmati sayup sayup suara gamelan karena terbatasnya daya tampung auditorium di pusat pertunjukan paling bergengsi di New York tersebut.
 
Dinginnya cuaca hari itu rupanya tidak mengurangi antusiasme penggemar gamelan yang hampir keseluruhannya adalah warga setempat untuk menyaksikan pergelaran bertema “The Allure of Refinement: Music and Dance of Indonesia”. Pertunjukan yang merupakan kolaborasi antara Gamelan Kusuma Laras KJRI New York pimpinan I.M. Hardjito dengan The Cornell Gamelan Ensemble, arahan Christopher J. Miller tersebut itu dibuka dengan alunan Ketawang Gendhing Alas Padhang minggah ladrang Kandra Manyura, laras slendro pathet manyura, yang merupakan musik pengiring tarian Bedhaya dan Srimpi.
 
Pada segmen kedua, penonton dibuai dengan Gendhing Bedhaya Duradasih laras slendro pathet manyura, yang namanya diambil dari sepasang lonceng berbentuk pisang yang dimainkan bergantian diantara pukulan gong dan kenong. Selanjutnya dimainkan Ketawang Gendhing Ela-Ela Kalibeber laras slendro pathet sanga –nomor yang paling banyak diminati para pencinta gamelan tradisional karena ritme yang dimainkan lebih bervariatif dan tergolong cepat. Pertunjukan kemudian ditutup dengan Ladrang Pucung laras slendro, gubahan Ki Nartosabdho, yang merupakan bentuk kreasi baru gamelan Jawa yang lebih bernuansa dinamis dan ceria.

Sebanyak kurang lebih 25 pemain gamelan yang didominasi oleh warga AS setempat tampak sangat padu dalam memainkan komposisi demi kompisisi. Pergelaran apik berdurasi 1, 5 jam tersebut diakhiri dengan kata penutup dari Christopher J. Miller mewakili Gamelan Kusuma Laras yang antara lain  menyambut baik antusiasme para penonton yang memenuhi Bruno Walter Auditorium sore itu, dan menyampaikan  rasa terima kasih dan penghargaan kepada Konjen RI Trie Edi Mulyani yang telah memfasilitasi pertunjukan kali ini. Miller mengharapkan kerjasama ini bisa terus terjalin di masa depan.

Pentas Gamelan Kusuma Laras KJRI New York di Lincoln Center ini merupakan penutup dari rangkaian program The Allure of Refinement: Music and Dance of Indonesia yang digagas oleh The New York Public Library for the Performing Art at Lincoln Center dan berlangsung selama lima hari sejak tanggal 7 Desember 2009. Program antara lain berisi pemutaran film dokumenter mengenai musik dan tari tradisional Indonesia serta workshop gamelan Jawa.  (Sumber KJRI New York)