Menggarap Potensi Multi-Bidang Negara Bagian North Carolina

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Tidak pernah tersirat dalam bayangan, bahwa di bagian selatan Pantai Timur AS, terdapat negara bagian North Carolina yang ternyata memiliki hubungan yang cukup dekat dengan Indonesia. Selain menjadi salah satu sumber utama kacang kedelai impor bagi Indonesia, negara bagian di wilayah selatan AS ini juga merupakan pengembang utama budidaya tembakau. Sehingga, fokus utama pada sektor pertanian yang dimiliki negara bagian ini, dapat menjadi potensi pembahasan sekiranya Indonesia bermaksud untuk mengembangkan kerjasama di bidang pertanian, demikian informasi yang didapatkan pada kunjungan kerja Konsul Jenderal RI New York ke North Carolina, tanggal 14-17 Mei 2010.   

Selain bertemu dengan Menteri Pertanian North Carolina, Hon. Steve Troxler, Konsul Jenderal RI dan delegasi yang terdiri dari perwakilan Bank Indonesia beserta Forum Perbankan Indonesia di New York, dan wakil dari American Indonesian Chamber of Commerce, juga telah melangsungkan pertemuan dengan beberapa pejabat tinggi, seperti Hon. Britt Cobb, Chief of Staff dari Gubernur North Carolina, Penasehat Senior Gubernur North Carolina, Deputy Menteri Perdagangan North Carolina dan Walikota Charlotte, Hon. Anthony Foxx.

Dalam setiap pertemuan, Konsul Jenderal RI New York selalu menekankan akan semakin meningkatnya peran penting Indonesia di dunia Internasional, sebagaimana tercermin dalam dua buku cindera mata yang diberikan kepada tiap pejabat North Carolina: “Raising Indonesia” dan “Can Do Leadership: Inspiring Stories from SBY Presidency”. Konjen RI juga menyampaikan besarnya potensi perdagangan dan investasi Indonesia, mengingat keberadaan Indonesia sebagai salah satu negara yang tetap memiliki pertumbuhan ekonomi positif di tengah krisis global.    

Hal ini antara lain tercermin dari data perdagangan antara Indonesia dengan North Carolina. Di tengah krisis ekonomi AS, ekspor garmen dan pakaian jadi Indonesia ke North Carolina tidak terlihat mengalami banyak penurunan. Walau memang, ekspor furniture Indonesia, mengingat North Carolina adalah salah satu pusat perdagangan furniture, sedikit menurun dibandingkan tahun lalu. Sementara untuk ekspor Indonesia ke North Carolina, pelabuhan Morehead tetap merupakan tujuan pengiriman komoditas karet kedua terbesar di AS.

Selain bertemu dengan pejabat pemerintahan, Konsul Jenderal RI juga mengadakan pertemuan dan menyampaikan sambutan di depan perkumpulan pengusaha setempat di 2 kota, yaitu Asian Chambers di kota Charlotte, dan World Trade Association di kota Raleigh. Kunjungan juga dimanfaatkan untuk menjajaki kemungkinan mengembangkan kerjasama teknis dengan Research Triangle International, yaitu sebuah badan non-profit yang telah hadir selama 25 tahun di Indonesia, dan menjajaki kerjasama di bidang kesehatan dengan Duke University, salah satu universitas bergengsi yang juga banyak memiliki alumni dari Indonesia.

Melengkapi kunjungan kerja Konsul Jenderal RI, adalah promosi citra Indonesia pada Asian Dragon Boat Festival yang didukung oleh warga Indonesia yang bermukim di Indonesia.

Dari kunjungan, dapat disimpulkan bahwa banyak sekali kesempatan pengembangan kerjasama dengan negara bagian North Carolina, khususnya melihat banyaknya kesamaan fokus antara Indonesia dan negara bagian. Dengan kuatnya perdagangan antara kedua pihak, berbagai kerjasama teknis yang telah dirintis, dan kontak people-to-people yang telah terjalin, maka unsur-unsur di Indonesia sebenarnya dapat lebih menggali potensi yang ada.  (Sumber: KJRI New York)

Keterangan Gambar: Rombongan Delegasi dengan Chief of Staff dari Gubernur North Carolina