Bostonian Padati Booth Wonderful Indonesia di Boston Globe Travel Show 2016

​Pada 19 - 21 Februari 2016 Kemenpar berpartisipasi pada Boston Globe Travel Show di Seaport World Trade Center, Boston. Seperti penyelenggaraan New York Times Travel Show pada Januari lalu, booth Wonderful Indonesia pada BGTS juga menerapkan konsep 3S 2T (Sight, Sound, Smell, Taste and Touch). Booth didekorasi menyerupai kapal Pinisi dan dilengkapi poster-poster besar yang menampilkan kekayaan alam, budaya, kuliner dan kopi Indonesia. Booth semakin meriah dengan hiasan taplak meja kain tenun khas Sumba dengan aneka warna dan juga dilengkapi dua televisi besar yang menampilkan video pariwisata Indonesia.

Empat penari dari Blitar Rose Dancer didatangkan dari Indonesia untuk menampilkan tari Baringin, Truna Jaya, Tari Piring, Cendrawasih, Tanjung Katung dan Bajidor Kahot serta mengenakan kostum karnaval Banyuwangi. Setelah penampilan, para pengunjung menyerbu untuk berfoto bersama penari dan mencoba hiasan kepala khas Indonesia.

Guna mengetahui selera travelling dan tingkat kepahaman pengunjung terhadap Indonesia, Kemenpar mengadakan survey singkat kepada pengunjung. Setelah mengisi survey, pengunjung diberikan bermacam souvenir seperti penanda buku, pin, kain tenun Sumba, jaket Wonderful Indonesia dan makanan ringan seperti sale pisang dan dodol garut. Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati secangkir espresso yang terbuat dari kopi khas Indonesia seperti kopi Kintamani, Aceh, Jawa dan Toraja. Kopi yang disajikan merupakan produk dari Anomali Coffee dan Javanese Coffee.

Turut berpartisipasi pada pameran tersebut tiga agen pariwisata yaitu Top Indonesia, Doyan Travel dan Citra Nashwa Travel yang masing-masing menawarkan paket wisata ke beberapa tempat eksotis di Indonesia seperti Bali, Yogyakarta, Flores dan Raja Ampat. Tiga mahasiswa Indonesia di Boston yang tergabung dalam Project Push Pin juga turut berpartisipasi mengenalkan Indonesia kepada pengunjung pameran. Satu dari mereka yang menggeluti bidang tekstil berpakaian khas pria jawa dan duduk di lantai sambil menenun kain Sumba. Hal ini menjadi pemandangan yang mampu membuat pengunjung berhenti sejenak dan bertanya banyak hal mengenai kekayaan kain tradisional Indonesia.

Keindahan dan pengalaman yang ditawarkan booth Wonderful Indonesia diakui Bostonian menjadi daya tarik yang luar biasa. "I am very satisfied. Your booth is one of the best", ujar seorang pengunjung. Diharapakan dengan banyaknya pengunjung yang singgah dan berkesempatan mengenal  Indonesia pada pameran ini, Indonesia akan semakin dikenal oleh masyarakat internasional khususnya di Boston. (Sumber: KJRI New York)