Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

REGISTRATION FORM THE 2ND CONGRESS OF INDONESIAN DIASPORA Jakarta, Indonesia 18-20 August 2013     |       Selamat datang di website KJRI New York (best viewed with Internet Explorer)     |       Kunjungi Website Portal Kemlu     |       

Berita Kemlu

RI-Gambia Terus Garap Sektor Pertanian dan Perdagangan

Minggu, 22 Juli 2012

Kerjasama pertanian dan perdagangan RI-Gambia yang telah terjalin sejak lama perlu terus ditingkatkan. Gambia tengah menggenjot sistem pertaniannya paska gagal panen tahun 2011. “Kami harapkan Indonesia dapat membantu melalui pengiriman tenaga ahli pertanian,” tutur Presiden Gambia, H.E. Sheikh Alhajj Yahya AJJ Jammeh saat menerima Surat-surat Kepercayaan Dubes RI untuk Senegal merangkap Gambia, Andradjati di Istana Kepresidenan Gambia (19/7/2012).

Sedangkan di sektor perdagangan, Presiden Yahya Jammeh mengharapkan peningkatan perdagangan langsung yang dinilai masih rendah. “Kualitas produk-produk buatan Indonesia diakui di Gambia, namun sayang sebagian besar masih diimpor dari negara ketiga,” jelasnya kepada Andradjati.

Menanggapi hal itu, Andradjati menyampaikan misinya sebagai Kepala Perwakilan RI yang terakreditasi di Gambia untuk meningkatkan hubungan kerja sama kedua negara tersebut secara lebih substantif di segala bidang.

“Kami sependapat dengan Presiden Yahya Jammeh pentingnya meningkatkan kerja sama di bidang pertanian dan perdagangan,” tutur Andradjati yang pada kesempatan itu didampingi Konsul Kehormatan RI untuk Gambia, Lamin Gaye dan Pejabat Fungsi Ekonmi serta Protokol dan Konsuler KBRI Dakar.

Dijelaskannya upaya-upaya Indonesia pada tahun 2011, antara lain melalui pengiriman 3  tenaga ahli pertanian ke Agriculture Rural Farmer Training Center (ARFTC) di Jenoi guna memberikan pelatihan dan penyuluhan bagi petani Gambia.

Di bidang perdagangan, tuturnya, KBRI Dakar akan melakukan berbagai upaya antara lain dengan berpartisipasi pada acara West African Bussiness Forum yang akan diselenggarakan oleh Kamar Dagang Gambia pada 28 September 2012.

Selain di bidang pertanian dan perdagangan, Andradjati menyampaikan upaya Pemerintah Indonesia untuk terus memajukan kerja sama di bidang pendidikan.

“Pada tahun ajaran 2012, Pemerintah Indonesia telah menyetujui beasiswa bagi 2 orang WN Gambia yang akan mengambil program pasca sarjana di Indonesia,” imbuhnya.

Kepada Portal Kemlu, Andradjati menuturkan Presiden Yahya Jammeh sangat menyambut baik kerja sama pendidikan yang telah dilaksanakan dan berharap ke depannya tersedia pula beasiswa bagi warga Gambia untuk mempelajari ilmu Islam.

“Presiden Yahya Jammeh juga mengusulkan pengiriman dosen Indonesia ke perguruan tinggi di Gambia sebagai dosen tamu,” tambahnya.

Selain kerja sama pada tingkat bilateral, pertemuannya dengan Presiden Gambia juga membahas kerja sama multilateral.

“Kerjasama di tingkat multilateral telah berjalan dengan baik. Presiden Yahya Jammeh juga menyatakan bahwa saat ini yang menjadi fokus perhatiannya adalah kerja sama Selatan-Selatan. Oleh karena itu Presiden Yahya Jammeh berharap kerja sama Indonesia dan Gambia dapat menjadi model bagi pola hubungan kerja sama Selatan-Selatan,” papar Andradjati. 

Dalam acara penyerahan Surat-surat Kepercayaan itu, Presiden Yahya Jammeh didampingi Menlu Hon. Mr. Mambury Njie, Menteri Perdagangan Hon. Mr. Kebba S Touray, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Riset Hon. Mr. Mamadou Tangara serta Menteri Pertanian Hon. Mr. Solomon Owens.

Bertemu Menlu Gambia

Sebelum menyerahkan surat-surat kepercayaan kepada Presiden Yahya Jammeh, Andradjati menyerahkan salinannya kepada Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Gambia, Hon. Mr. Mambury Njie di kantor Kementerian Luar Negeri Gambia.

Menlu Mambury Njie menyampaikan aprasiasi atas bantuan yang telah diberikan Pemerintah Indonesia dalam bentuk pelatihan pertanian dan pendidikan.

“Menlu Mambury Njie berharap kedua negara dapat terus mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan,” jelas Andradjati. (sumber: KBRI Dakar/RS/ed.Yo2k)



Konsulat Jenderal RI di New York


Patung Liberty

Kongres Diaspora Indonesia ke-2


Indonesia Travel


BKPM


Kementerian Perdagangan RI

IFFINA 2013AGRINEX EXPO 2013
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan