Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

REGISTRATION FORM THE 2ND CONGRESS OF INDONESIAN DIASPORA Jakarta, Indonesia 18-20 August 2013     |       Selamat datang di website KJRI New York (best viewed with Internet Explorer)     |       Kunjungi Website Portal Kemlu     |       

Berita Kemlu

Menlu: Butuh Langkah Cepat Solusi Krisis

Jumat, 06 Juli 2012

Dengan semakin tidak pastinya keadaan dunia, mutakhirnya teknologi informasi, serta ditambah lagi tingginya ekspektasi publik terhadap tugas seorang diplomat, kita harus senantiasa siap setiap saat.

“Tidak ada lagi waktu jeda, 24 jam sehari dan 7 hari seminggu adalah tuntutan terhadap tugas kita”, demikian ditegaskan Menlu Marty M. Natalegawa dalam pertemuan tatap muka dengan 21 calon Dubes pagi ini di Gedung Pancasila (06/07).

“Saya percaya bahwa setiap Bapak Ibu disini akan mendapatkan moment in the sun, momen dimana kita harus mengelola krisis yang tak terduga”. Momen-momen seperti ini, menurut Menlu, membutuhkan langkah-langkah yang cepat.

Karenanya, kita tidak bisa lagi melakukan business as usual dalam mengelola konflik yang terus berkembang. “Warung saya buka 24 jam 7 hari seminggu, untuk berikan jawaban dan instruksi, melalui media apapun,” canda Menlu kepada ke-21 calon Dubes.

Selain kesiapsiagaan, Menlu Marty juga menekankan bahwa setiap kepala Perwakilan RI harus dapat melihat peluang dan value added dalam setiap permasalahan. Tantangan dan peluang sedianya ada dalam satu nafas. “Pahamilah, bahwasannya keahlian dalam melihat peluang ini, adalah yang membedakan seorang Kepala Perwakilan”, tegas Menlu.

Dalam pertemuan tatap muka tersebut, Menlu juga mengingatkan kembali pesan Presiden SBY pada Raker Februari lalu, agar setiap Keppri senantiasa memiliki keyakinan mengenai posisi Indonesia di dunia saat ini.

“Terjemahkan keyakinan itu, tunjukan posisi Indonesia sebagai emerging country”. Ketahuilah, keberhasilan dalam menerjemahkan keyakinan tersebut, menurut Menlu, adalah suatu ukuran performa yang dapat dilihat.

Menlu Marty juga meminta agar calon Dubes dapat berfokus mengoptimalkan hubungan bilateral dan meningkatkan kemitraan dengan negara akreditasi. “Know your mission, dan perlihatkan wujud nyata dari program-program yang telah disusun”, pungkas Menlu.

Tidak lupa Menlu RI menegaskan pula agar setiap calon Dubes nantinya dapat senantiasa menciptakan suasana yang kondusif di dalam KBRI maupun dengan lingkungan sekitar dan komunitas WNI di wilayah akreditasi.

Kepada para pendamping (spouse) Menlu juga berpesan bahwa kesuksesan pelaksanaan misi seorang diplomat sangat tergantung pada peranan para pendamping. “Diplomat dan pendamping adalah satu kesatuan dalam pelaksanaan misi”, tutup Menlu Marty. (Sumber: BAKP/ Dit.Infomed/PY)




Konsulat Jenderal RI di New York


Patung Liberty

Kongres Diaspora Indonesia ke-2


Indonesia Travel


BKPM


Kementerian Perdagangan RI

IFFINA 2013AGRINEX EXPO 2013
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan