Visa Tinggal Terbatas


Visa Tinggal Terbatas diberikan kepada warga negara asing yang akan tinggal di Indonesia untuk jangka waktu sampai dengan 2 (dua) tahun. ​​​​​


Masa Berlaku Visa:

Visa Tinggal Terbatas hanya dapat digunakan untuk masuk ke wilayah Indonesia dalam jangka waktu 90 (sembilan puluh) hari terhitung sejak tanggal penerbitan visa. Izin tinggal terbatas bagi pemegang visa ini bervariasi tergantung dari persetujuan Kantor Imigrasi di Indonesia.


Tujuan:

  • Bekerja sebagai tenaga ahli;
  • Bekerja di kapal atau instalasi yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia;
  • Penanaman modal asing;
  • Seni, budaya, dan olahraga yang bersifat komersial:
  • Penelitian dan pelatihan;
  • Pendidikan;
  • Urusan keagamaan (rohaniawan);
  • Pelayanan dan perawatan kesehatan;
  • Reunifikasi keluarga (mendampingi atau bergabung dengan anggota keluarga yang tinggal di Indonesia;
  • Repatriasi mantan warga negara Indonesia;
  • Wisatawan lanjut usia (minimal 55 tahun).

Persyaratan Umum:

  • Mengisi formulir aplikasi online; 
  • Paspor asli dengan minimal 2 (dua) halaman kosong;
  • 1 (satu) kopi paspor asli (termasuk halaman tentang identitas diri, amandemen/revisi, visa Indonesia terdahulu jika ada);
  • 2 (dua) pas foto ukuran 4 x 6 cm dengan latar belakang putih; 
  • Surat permohonan penerbitan visa kepada KBRI New Delhi, baik dari pemohon maupun instansi/kantor pemohon;
  • 1 (satu) kopi Resident Certificate dari Foreigner Regional Registration Office (FRRO) India dengan masa berlaku setidaknya 6 (enam) bulang terhitung dari tanggal keberangkatan ke Indonesia (khusus bagi warga negara non-India yang menetap di India).
  • Nota Diplomatik (asli) dari Kedutaan Besar/High Commission negara asal pemohon di India (khusus bagi warga negara non-India yang tidak menetap di India);
  • 1 (satu) kopi kartu identitas penduduk (khusus bagi warga negara Nepal);
  • Surat izin (asli) dari orang tua/anggota keluarga pemohon (khusus bagi anak-anak dan pelajar yang berpergian tidak didampingi oleh orang tua/anggota keluarga dewasa).
  • Membawa semua berkas keVisa Counter KBRI New Delhi, 50-A, Kautilya Marg, Chanakyapuri, New Delhi, 110021 (mohon gunakan paper clips tanpa di-staples).

    Tambahan Informasi:
  • Pemegang kartu Overseas Citizen of India (OCI) dapat mengajukan aplikasi visa Indonesia di KBRI New Delhi;
  • Warga negara non-India yang tidak menetap di India diharapkan dapat mengajukan aplikasi visa Indonesia di KBRI/KJRI di negara asal pemohon sebelum berkunjung ke India.


Persyaratan Khusus:

  • Paspor (asli dan kopi) dengan dengan minimal 2 (dua) halaman kosong dan masa berlaku pada saat kedatangan di Indonesia adalah sebagai berikut:

  1. 12 (dua belas) bulan (untuk masa tinggal sampai dengan 6 bulan);

  2. 18 (delapan belas) bulan (untuk masa tinggal sampai dengan 12 bulan):

  3. 30 (tiga puluh) bulan (untuk masa tinggal sampai dengan 24 bulan).

  • Tiket pulang-pergi (untuk masa tinggal sampai dengan 6 bulan);

  • Tiket pulang-pergi atau tiket sekali jalan (untuk masa tinggal lebih dari 6 bulan);

  • 1 (satu) kopi Surat Persetujuan Imigrasi.

  • Surat undangan/jaminan sponsor dari individu atau instansi/perusahaan di Indonesia dengan kepala surat instansi/perusahaan resmi beserta dengan:

  1. 1 (satu) kopi kartu tanda penduduk Indonesia/paspor dan visa Indonesia/KITAS/KITAP dari penjamin/sponsor di Indonesia.
  2. Surat keterangan dari instansi/perusahaan tempat penjamin bekerja di Indonesia dengan menyebutkan bahwa penjamin adalah pegawai di instansi/perusahaan tersebut.
  • Rekening bank 3 (tiga) bulan terakhir dengan saldo minimal Rs. 99,000 atau setara dengan US$ 1,500. Rekening ini wajib disertakan apabila pemohon tidak dapat menyertakan surat undangan/jaminan sponsor;

  • 1 (satu) kopi Surat dari Kementerian Ketenagakerjaan RI dan 1 (satu) kopi kontrak kerja antara pemohon dan pemberi kerja di Indonesia (khusus untuk pekerja/tenaga ahli/profesional);

  • Surat dari Badan Koordinasi Penanaman Modal RI (khusus bagi penanam modal asing);

  • Surat dari lembaga penelitian di Indonesia (khusus bagi peneliti);

  • Surat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI atau Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI (khusus bagi pelajar yang akan mengambil pendidikan di Indonesia);

  • Surat dari lembaga keagamaan di Indonesia (khusus bagi urusan keagamaan/rohaniawan);

  • Surat permohonan dari pasangan di Indonesia; salinan kartu keluarga (jika ada, dalam bahasa Indonesia/Inggris), salinan akte pernikahan/surat nikah (dalam bahasa Indonesia/Inggris), salinan kartu tanda penduduk Indonesia/paspor dan visa Indonesia/KITAS/KITAP dari pasangan di Indonesia; salinan akte pernikahan yang dikeluarkan oleh Perwakilan RI di luar negeri jika pernikahan tersebut dilangsungkan di luar negeri (khusus bagi reunifikasi keluarga - pasangan dari individu yang tinggal di Indonesia);

  •  Surat permohonan dari orang tua di Indonesia; salinan kartu keluarga (jika ada, dalam bahasa Indonesia/Inggris), salinan akte pernikahan/surat nikah orang tua (dalam bahasa Indonesia/Inggris), salinan kartu tanda penduduk Indonesia/paspor dan visa Indonesia/KITAS/KITAP dari orang tua di Indonesia, salinan akte pernikahan orang tua yang dikeluarkan oleh Perwakilan RI di luar negeri jika pernikahan tersebut dilangsungkan di luar negeri (khusus bagi reunifikasi keluarga - anak-anak di bawah 18 tahun dari individu yang tinggal di Indonesia);

  • Dokumen yang menunjukkan bahwa pemohon pernah menjadi warga negara Indonesia (WNI), seperti kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga, atau akte kelahiran (khusus bagi repatriasi mantan WNI);

  • Surat jaminan dari agen perjalanan; izin usaha dan nomor pokok wajib pajak (NPWP) agen perjalanan tersebut; riwayat hidup (CV) pemohon; bukti dari lembaga dana pensiun atau bank dari negara asal atau di Indonesia yang membuktikan tersedianya dana paling sedikit US$ 1.500 per bulan untuk memenuhi kebutuhan hidup selama di Indonesia; asuransi kesehatan dan kematian di Indonesia dan negara asal pemohon; pernyataan akan memperkerjakan paling sedikit 2 (dua) orang warga negara Indonesia untuk membantu kehidupan sehari-hari; bukti tinggal di sarana akomodasi di Indonesia berdasarkan pembelian sarana akomodasi paling sedikit US$ 35.000 ATAU sewa per bulan paling sedikit US$ 500 (untuk daerah Jakarta, Bandung, dan Bali), US$ 300 (untuk daerah lainnya di Pulau Jawa, Pulau Batam dan Medan), atau US$ 200 (untuk daerah lainnya di Indonesia) (khusus bagi wisatawan lanjut usia).