Pertemuan Pansus DPD & Lok Sabha

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pertemuan Pansus DPD-RI Tentang Ambalat dan Kawasan Perbatasan dengan Anggota Parlemen India (Lok Sabha) Hon. Shri Sharifud-Din Shariq dari Negara Bagian Jammu & Kashmir
 

KBRI New Delhi, 16 September 2009
 
 
Pada tanggal 13-16 September 2009 Panitia Khusus (Pansus) DPD-RI tentang Ambalat dan Kawasan Perbatasan telah melakukan kunjungan observasi ke India. Pansus yang dipimpin oleh Sri Kadarwati ini beranggotakan 6 anggota DPD-RI, yaitu : Frans X. Assan, Midin B. Lamany, Jonathan Nubatonis, Dinawati, Nur Andriyani dan Nursyamsa Hadis dan 3 orang staf Sekretariat Jenderal DPD-RI.
 
Dalam kunjungan tersebut, pada tanggal 16 September 2009 Delegasi Pansus Ambalat dan Kawasan Perbatasan juga melakukan pertemuan dengan anggota Parlemen India (Lok Sabha) Hon. Shri Sharifud-Din Shariq dari Negara Bagian Jammu & Kashmir bertempat di Ruang Rapat KBRI New Delhi. Hal ini merupakan pertama kalinya seorang anggota Lok Sabha melakukan kunjungan ke KBRI.
 
Pada pertemuan dimaksud, Hon. Shri Sharifud-Din Shariq memberikan penjelasan mengenai manajemen wilayah perbatasan yang dilakukan oleh India. Disampaikan oleh Shariq bahwa India sejak kepemimpinan PM Jawaharlal Nehru menjaga hubungan baik dan damai dengan negara-negara tetangganya.
 
Pada umumnya, populasi di wilayah perbatasan merupakan masyarakat ekonomi lemah. Untuk itu, Pemerintah India menaruh perhatian khusus pada upaya pemberdayaan masyarakat di wilayah perbatasan. Beberapa prioritas dalam upaya tersebut adalah dalam sektor pendidikan, kesehatan, pembangunan sarana infrastruktur, dan sarana komunikasi.
Adapun konflik India dan Pakistan terkait dengan wilayah Jammu & Kashmir tidak bisa dipandang sebagai konflik perbatasan, namun konflik politis yang disebabkan partisi dua negara tersebut pasca penjajahan Inggris berdasarkan agama mayoritas wilayah. Namun demikian, menurut Shariq berdasarkan jumlah pemilihnya yang melebihi seratus ribu suara pada pemilihan umum yang lalu, mayoritas masyarakat Jammu & Kashmir memang memilih untuk menjadi bagian dari India.
 
Dalam sesi diskusi antara Delegasi Pansus dengan Hon. Shri Sharifud-Din Shariq, beberapa hal yang menjadi pokok pembahasan, antara lain mengenai skema pendanaan pemerintah India dalam pembangunan wilayah perbatasan, peran Lok Sabha dalam manajemen wilayah perbatasan India, serta perkembangan penyelesaian secara damai konflik Jammu & Kashmir antara India dan Pakistan. 
Di sela-sela pertemuan, Hon. Shri Sharifud-Din Shariq mengungkapkan  keinginannya untuk mengunjungi Indonesia dalam rangka melihat dan mengenal lebih jauh mengenai Indonesia. Hal ini disambut baik oleh Delegasi Pansus dan secara informal telah menyampaikan undangan kepada Shariq untuk mengunjungi Indonesia.
 
New Delhi, 16 September 2009