Indonesia

1.    Perkembangan neraca perdagangan antara India dengan Indonesia pada periode Januari-Agustus 2014, menunjukkan surplus bagi Indonesia sebesar USD 6.636,18  juta, atau turun sebesar 0,71% dibanding periode yang sama tahun 2013, yang tercatat surplus sebesar USD 6,683.82 juta. Neraca perdagangan tersebut terdiri  dari ekspor Indonesia ke India yang mencapai USD 9.734,78 juta, turun sebesar 5,65%, dibanding tahun 2013, dan impor sebesar USD 3.098,60 juta, atau turun sebesar 14,73% dibandingkan periode yang sama tahun 2013.  ?

2.   ? Indonesia merupakan Negara tujuan ekspor urutan ke 23 India, dan pangsa Indonesia sebesar 1,19% dari total ekspor India ke Dunia. Sementara itu India merupakan negara tujuan ekspor Indonesia urutan ke 10, dan pangsa pasar sebesar 3,14%. Perkembangan impor India terhadap ekspor komoditi non-migas utama Indonesia (HS 4 Digit) periode Januari-Agustus 2014, dibanding periode yang sama tahun 2013, antara lain sebagai berikut :

·        Coal; Briquettes, Ovoids and similar Solid Fuels Manufactured from Coal (HS 2701) mencapai USD 4.848,33 juta, naik sebesar 2,79% (posisi urutan ke 1 impor India dari Dunia, diikuti Australia, Rep. Afrika Selatan, Amerika Serikat, dst dan pangsanya cukup dominan yaitu sebesar 44,55%;

·           Palm Oil And Its Fractions, Whether Or Not Refined, But Not Chemically Modified (HS 1511) mencapai nilai USD 2.646,79 juta, turun sebesar 21,51%. (posisi Indonesia urutan ke 1 impor India dari Dunia dengan pangsa 62,45%, diikuti Malaysia, Thailand, dst.

·           Copper Ores & Concentrates, (HS 2603) mencapai nilai USD 321,23 juta, turun sebesar 36,50%. (posisi Indonesia urutan ke 3 dari Dunia dengan pangsa 6,85%, setelah Chili dan Australia).

·         Natural Rubber, Balata, Gutta Percha, Guayule, Chicle And Similar Natural Gums in Primary Forms or in Plates (HS 4001) mencapai nilai USD 256,27 juta, naik sebesar 9,27% (posisi diurutan ke 1 dari Dunia, diikuti Thailand dan  Vietnam). Pangsa pasar Indonesia cukup dominan yaitu sebesar 45,50%.

·         Coconut (Copra), Palm Kernel Or Babassu Oil And Their Fraction, Whether Or Not Refined, But Not Chemically (HS 1513) mencapai USD 100,98 juta, turun sebesar 32,98%, (posisi urutan ke 1 dari Dunia dengan pangsa pasar 68,03).  

3.    Perkembangan impor India terhadap ekspor komoditi non-migas potensial Indonesia (HS 4 Digit) periode Januari-Agustus 2014, dibanding periode yang sama tahun 2013, adalah sebagai berikut :

·         Panels, Tiles, Blocks And Similar Articles Of Vegetable Fiber, Chips Or Other Waste, Of Wood,  (HS 6808) sebesar USD 17,21 ribu. Posisi Indonesia di urutan ke 6 dari Dunia. Secara berturut-turut adalah RRT, Jerman, Thailand, Prancis dan Turki.? ?