Tentang Pelayanan Perwakilan

SEJARAH KBRI NAIROBI
 
Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Kenya dibuka pada bulan Juli 1979 yang pada saat itu dirangkap oleh KBRI di Dar Es Salaam, Tanzania. Di lain pihak, Kenya belum memiliki perwakilannya di Indonesia yang saat ini masih dirangkap melalui Kedutaannya yang berada di Kuala Lumpur, Malaysia.
 
Mengingat bahwa UNEP dan UN-Habitat berkantor pusat di Nairobi dan berdasarkan Keputusan Presiden No. 5 Tahun 1981 Tanggal 6 Maret 1981, berdirilah secara resmi KBRI di Nairobi pada tanggal 2 April 1982, yang saat itu masih menempati Suite 535 Intercontinental Hotel Nairobi. Kemudian sejak November 1982, menempati Gedung Utalii House (lantai 3) di Uhuru Highway, Nairobi.
 
Pada tanggal 27 April 1997, Duta Besar RI Bapak Isslamet Poernomo meletakkan batu pertama pembangunan gedung kantor di Menengai Rd, Upper Hill, Nairobi. Pembangunan gedung kantor memakan waktu satu tahun. Sehubungan dengan berakhirnya kontrak sewa gedung di Utalii House, maka walaupun belum 100% selesai, KBRI pindah ke gedung kantor baru pada tanggal 16 April 1998. Tahap penyempurnaan dan pemeliharaan pembangunan gedung kantor dilaksanakan 6 bulan setelah KBRI menempati gedung kantor baru. Peresmian gedung kantor KBRI Nairobi yang memiliki luas tanah + 3800 m2 dan luas bangunan + 2250 m2 ini dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 1998 oleh Bapak Duta Besar Isslamet Poernomo.
 
Pada saat pendiriannya, KBRI di Nairobi diakreditasikan pula ke Republik Seychelles dan bertindak pula sebagai Perutusan Tetap RI untuk UNEP dan UN-Habitat dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes) pertama (1982-1985) adalah R. Supangat.
 
Berturut-turut kemudian yang menjabat sebagai Dubes RI di Nairobi adalah R. Kusumasmoro, Dalindra Aman, Seng Paselerai, Isslamet Poernomo, Tupuk Sutrisno, Djismun Kasri, Budi Bowoleksono, dan Sunu M. Soemarno (2012 - sekarang).
Selain diakreditasikan ke Republik Seychelles, sejak 12 Januari 1989 KBRI di Nairobi diakreditasikan ke Republik Uganda dan sejak 1 Juni 2004 diakreditasikan pula ke Republik Mauritius yang sebelumnya dirangkap oleh KBRI Dar es Salaam (vide Keppres No. 108 Tahun 2003 dan Kep Menlu No. 06/A/OT/VI/2004/01 Tahun 2004 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perwakilan RI di Luar Negeri, 1 Juni 2004 (Lampiran 1 No. 53)).