Indonesia Berhasil Menggolkan Deklarasi Nusa Dua dan Isu Kelautan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sidang Khusus ke-11 Governing Council Badan Lingkungan PBB (GC-UNEP)/Forum Menteri Lingkungan Global yang berlangsung sejak tanggal 24 Pebruari 2010 di Nusa Dua, Bali, telah ditutup oleh Menteri Lingkungan Serbia selaku Presiden GC UNEP pada tanggal 26 Pebruari 2010. Sidang berhasil mengesahkan keputusan usulan Indonesia mengenai kelautan dan Deklarasi Nusa Dua 2010.
 
Deklarasi ini berisi komitmen global untuk memperkuat peran UNEP sebagai “leading global environmental authority” yang menentukan agenda lingkungan global sebagaimana termuat dalam Deklarasi Nairobi 1997. Deklarasi Nusa Dua juga berisi upaya bersama menangani isu-isu lingkungan global seperti perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, tata kelola internasional di bidang lingkungan (international environmental governance), ekonomi hijau (green economy), dan keanekaragaman hayati dan ekosistem (biodiversity and ecosystem).
 
Sidang ini juga mengesahkan keputusan mengenai Kelautan yang merupakan tindak lanjut Konperensi Kelautan Dunia pada Mei 2009 di Manado. Keputusan ini berisi mandat kepada UNEP untuk memperkuat landasan ilmiah bidang kelautan terkait dengan perubahan iklim, dan pemberian bantuan teknis kepada negara-negara maritim. Kesempatan sidang ini juga dimanfaatkan bagi pengembangan kerjasama antara UNEP dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta peluncuran inisiatif “Blue Carbon” oleh RI dan UNEP. Inisiatif ini diarahkan pada peningkatan upaya peningkatan studi kelautan dalam konteks perubhan iklim.
 
Keputusan lain yang disepakati mencakup tata kelola internasional di bidang lingkungan, peningkatan koordinasi di antara sistem PBB, dukungan bagi Haiti, hukum lingkugan dan rencana pembentukan lembaga ilmiah terkait dengan kenaekaragaman hayati.
 
Pelaksanaan dan pencapaian substantif pertemuan ini mendapatkan apresiasi dari Achim Steiner, Direktur Eksekutif UNEP. Untuk pertama kalinya Sidang Khusus GC-UNEP berhasil menyepakati sejumlah keputusan penting dalam waktu 3 hari.