Indonesia – Kenya- kerja sama perdagangan dan maritim diperkuat

Nairobi - Dalam rangka penguatan hubungan bilateral, Duta Besar Yuri O. Thamrin, Dirjen Asia, Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI telah melakukan kunjungan kerja ke Nairobi, Kenya pada tanggal 1-3 Oktober 2015. Selama kunjungan tersebut, dilakukan serangkaian pertemuan bilateral dengan berbagai mitra kerja di Kenya.
 
Pada kesempatan kunjungan kehormatan kepada Principal Secretary Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Internasional Kenya –setingkat wamenlu– telah disepakati rencana penyelenggaraan Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-2 di Nairobi pada tahun 2016.
 
Beberapa isu yang akan dibahas dalam SKB kedua mendatang antara lain kerja sama konter-terorisme terutama terkait deradikalisasi, industri strategis, perdagangan dan investasi, kerja sama teknik bidang pertanian dan perikanan, serta bidang maritim.
 
Kenya merupakan penghubung bagi jalur perdagangan ke negara-negara sekitar di kawasan Afrika Timur. Kerja sama di bidang investasi dan perdagangan antara kedua negara masih perlu terus ditingkatkan. “Para pengusaha dan investor Indonesia diharapkan masuk dan memanfaatkan peluang besar di Kenya,” tutur Yuri O. Thamrin.
 
Dalam kunjungan, disampaikan komitmen Indonesia agar satu-satunya organisasi maritim di kawasan Samudera Hindia (IORA) dapat memberikan dampak pada penguatan kerja sama ekonomi kawasan Samudera Hindia.
 
Penguatan kerja sama maritim terkait erat dengan program pemerintah Indonesia membangun poros maritim dunia. Keketuaan Indonesia di IORA periode 2015-2017 akan dimanfaatkan untuk penguatan kerja sama tersebut, imbuh mantan Dubes Indonesia di London tersebut.
 
Dalam pertemuan dengan KADIN Kenya, diusulkan andanya Nota Kesepahaman antara KADIN Indonesia dan KADIN Kenya untuk mendekatkan pelaku usaha kedua negara. “Usulan ini mendapat tanggapan positif dari KADIN Kenya,” kata Lasro Simbolon Direktur Afrika Kemlu RI.
 
Pengusaha yang tergabung dalam KADIN Kenya diharapkan menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) 2015 pada Oktober ini. Kehadiran pengusaha Kenya pada TEI dapat dimanfaatkan untuk menjajaki peluang impor produk-produk Indonesia dan memperluas jaringan dengan pelaku usaha Indonesia, tambah Lasro.
 
KADIN Kenya juga mengundang investor Indonesia untuk berpartisipasi dalam investasi pembangunan proyek minyak dan gas bumi di Turkana County yang dinilai memiliki prospek yang bagus. KADIN Kenya mengundang Indonesia untuk menghadiri Turkana County Trade Fair and Investment Conference yang akan diselenggarakan pada tanggal 28-30 Oktober 2015. (3/10/2015)