Mauritius

PROFIL SINGKAT MAURITIUS
 
Republik Mauritius adalah sebuah negara kepulauan di barat daya Samudra Hindia, sekitar 900 km sebelah timur Madagaskar. Selain Pulau Mauritius, negara ini juga mencakup Kepulauan Cargados Carajos, Rodrigues dan Kepulauan Agalega. Mauritius termasuk dalam Kepulauan Mascarene, beserta Pulau Reunion milik Perancis 200 km sebelah barat daya Mauritius.
 
Mauritius merupakan negara paling tinggi kelima dari pendapatan di Afrika (setelah Reunion, Libya, Botswana, dan Gabon). Pantainya yang indah, infrastruktur yang modern, keamanan yang terjamin dan jalur komunikasi yang lancar membuat Mauritius menjadi tujuan pariwisata, kendati jaraknya yang cukup jauh dan tingkat kehidupan yang cukup mahal.
 
Sejak kemerdekaan pada tahun 1968, Mauritius telah berkembang dari ekonomi berbasis agraris yang pendapatannya rendah hingga menjadi ekonomi dengan pendapatan sedang yang bervariasi sektor pertumbuhannya seperti industri, finansial dan pariwisata.
 
Dua bahasa resmi Mauritius adalah bahasa Inggris dan bahasa Perancis. Walaupun Perancis tidak lagi menguasai negara itu sejak 200 tahun lalu, bahasa Perancis masih sering dituturkan. Bahasa Kreol yang bersumber dari bahasa Perancis dengan pengaruh bahasa-bahasa Inggris, Portugis dan Hindi juga sering dituturkan oleh warga Mauritius. Bahasa Kreol tertulis telah berkembang sejak akhir 1960-an dan tidak mempunyai kemiripan dengan bahasa Perancis. Beberapa bahasa Asia Selatan seperti Hindi, Urdu dan Telugu juga dituturkan.
 
Bahasa Urdu digunakan oleh pekerja keturunan India yang dibawa ke sana oleh Britania Raya. Ras Indo-Mauritius mencakup sekitar 70% dari total penduduk. Populasi lainnya adalah ras Afrika, Prancis, Tionghoa atau ras campuran.
 
HUBUNGAN BILATERAL INDONESIA-MAURITIUS
 
Sampai saat ini baik Mauritius maupun Indonesia sama-sama belum membuka kedutaan masing-masing di kedua negara. Indonesia menempatkan Mauritius sebagai wilayah akreditasi dari KBRI di Nairobi. Sedangkan Mauritius menempatkan Indonesia sebagai wilayah akreditasi kedutaan mereka di Singapura. Untuk tugas-tugas pelayanan kekonsuleran dan penerangan, Indonesia mengangkat seorang Konsul Kehormatan di Mauritius.