RESEPSI DIPLOMATIK DI HOTEL HYATT - MUSCAT

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

Pada tanggal 11 Nopember 2012, bertempat di Hyatt Hotel Muscat, Perwakilan RI Muscat telah menyelenggarakan resepsi diplomatik dalam rangka memperingati Proklamasi Kemerdekaan RI ke-67. Tamu yang hadir dalam resepsi diplomatik tersebut diperkirakan berjumlah 200 orang.
 
Resepsi diplomatik ini baru diselenggarakan pada bulan Nopember 2012 dengan pertimbangan bahwa pada bulan Agustus s/d Oktober aktifitas resepsi diplomatik atau yang sejenis jarang dilakukan di Muscat dan hari-hari libur nasional/setempat bertepatan pada bulan-bulan tersebut.
 
Resepsi dihadiri oleh sekitar 230 tamu undangan. Hadir dalam resepsi diplomatik adalah tamu kehormatan dari Pemerintah Oman, yaitu H.E Sheikh bin Sulaiman bin Humair An-Nabhani (penasehat negara), H.E Muhammad bin Salim bin Said At-Toobi (Menteri Lingkungan Hidup dan Iklim), Kepala Protokol Kemlu dan beberapa pejabat penting Kemlu dan pemerintahan lainnya. Disamping itu para kepala perwakilan asing, kalangan korps diplomatik, akademisi, pengusaha setempat, tokoh masyarakat dan tenaga profesional Indonesia turut menghadiri resepsi diplomatik.
 
Sebagai pembuka acara resepsi diplomatik, Duta Besar RI Muscat menyampaikan sambutan ringkas tentang perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan dari penjajah, kekayaan Indonesia dari sudut geografis, penduduk, bahasa, suku bangsa, agama dan lain-lain, capaian/pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup signifikan (6,3%), hal ini mencerminkan fundamental ekonomi yang kuat dan sehat. Dengan potensi fundamental dan pertumbuhan ekonomi yang stabil tersebut Indonesia dimasukkan dalam kelompok G-20 dan mendapat predikat investment grade dari lembaga-lembaga pemeringkat internasional. Dengan berbagai potensi yang dimiliki Indonesia ini, Dubes RI mengundang para pengusaha di Oman khususnya untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Guna lebih memperkuat hubungan dan kerjasama Indonesia-Oman, Dubes RI juga mengharapkan agar rencana Pemerintah Oman untuk membuka Kedutaan Besarnya di Jakarta pada tahun 2013 dapat berjalan dengan lancar, sehingga terbuka peluang bagi kudua negara untuk lebih meningkatkan kerjasama bilateral. 
 
Seusai penyampaian sambutan, Duta Besar RI Muscat bersama tamu kehormatan memotong nasi tumpeng yang merupakan ciri khas Indonesia pertanda dimulainya suatu perayaan. Pemotongan nasi tumpeng ini merupakan hal yang pertama kali dilakukan di Oman dalam sebuah seremoni perayaan.
 
Guna mempromosikan dan lebih mengenalkan Indonesia khususnya bagi tamu asing, ditampilkan tari pendet yang dibawakan oleh masyarakat Indonesia. Masakan dan makanan kecil khas Indonesia dan pemutaran video tentang pariwisata dan berbagai kemajuan pembangunan Indonesia turut mewarnai kemeriahan resepsi diplomatik kali ini. Lihat video resepsi diplomatik 2012