PROMOSI BATIK DI WISMA DUTA DALAM RANGKA AMBASSADOR WIVES GROUP (AWG)

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

Pada tanggal 27 Pebruari 2013 bertempat di Wisma Indonesia telah dilaksanakan Ambassador Wives Group (AWG) yang dihadiri oleh 22 isteri para duta besar/Kepala Perwakilan Asing berkedudukan di Muscat. AWG merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan.Pada kesempatan Indonesia sebagai tuan rumah AWG, batik dipilih  sebagai tema utama sekaligus sebagai media promosi. 
 
Pembuka pada kegiatan AWG di Wisma Indonesia, Ny. Larasati Sukanto, isteri Duta Besar RI Muscat dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai salah satu warisan budaya kebanggaan Indonesia, Batik telah identik dengan pakaian masyarakat Indonesia. Karena batik memiliki karakteristik yang khas dan simbol serta menjadi kebanggaan dan kecintaan rakyat Indonesia terhadap batik maka atas dasar tersebut UNESCO pada Oktober 2009 menetapkan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Ny. Larasati Sukanto secara sekilas juga menjelaskan bahwa teknik membuat batik dari lilin dapat juga digunakan untuk beberapa jenis bahan dari sutera maupun katun untuk kain yang terbuat dari serat daun pisang. Untuk lebih mengenal lebih jauh tentang batik, Ny. Larasati Sukanto mengajak para hadirin untuk datang langsung ke Indonesia.
 
Kegiatan AWG diisi dengan acara peragaan busana batik yang menggambarkan tentang keanekaragaman akan corak batik Indonesia yang dibawakan oleh masyarakat Indonesia  yang  berdomisili  di  Muscat.  Selain  itu  disuguhkan pula tarian tradisional Indonesia sebagai pelengkap dan memeriahkan acara AWG. Tampak para hadirin sangat menikmati program yang ditampilkan.
 
Selain promosi batik, Ny. Larasati Sukanto juga mempromosikan kuliner Indonesia yang disajikan kepada para hadirin. Pada kesempatan ini jenis kuliner yang disajikan pada acara AWG adalah tekwan, nasi goreng, pepes ikan, gado-gado dan jajan pasar