PELAKSANAAN UPACARA BENDERA MEMPERINGATI HUT RI KE-68 DI KBRI MUSCAT

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?Pada tanggal 17 Agustus 2013, tepat pukul 08.00 WS, bertempat di KBRI Muscat telah diselenggarakan upacara bendera memperingati HUT RI ke-68. Upacara bendera dihadiri oleh sekitar 90 WNI dari berbagai profesi.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bapak Sukanto, Duta Besar RI. Dalam sambutannya, Duta Besar RI antara lain menyampaikan bahwa : 

§   Kita patut bersyukur sekaligus mengenang jasa para pahlawan kusuma bangsa dan para pemimpin yang telah mendahului kita, seraya mendoakan, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melimpahkan kasih sayang dan ampunan serta menempatkannya di tempat yang layak karena telah banyak berkorban demi memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
§   Sesuai tema peringatan perayaan proklamasi RI ke-68 tahun ini adalah "Mari Kita Jaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Kita Guna Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat". Tema tersebut terkandung 2 aspek yang harus kita perjuangkan, yaitu stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi. Kedua aspek tersebut saling terkait satu sama lain. Apabila stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi dapat dikelola  dengan  baik, maka dengan sendirinya kesejahteraan rakyat akan tercipta.
§   Pada tahun 2014 Indonesia kembali akan menyelenggarakan pemilihan umum (pemilu). Pasca reformasi, Indonesia mengadakan pemilu pada tahun 1999 yang mana pada saat itu banyak kalangan internasional meragukan akan berjalan dengan baik mengingat stabilitas politik dan ekonomi dalam negeri yang belum stabil. Namun fakta membuktikan bahwa kita mampu menyelenggarakan pemilu dengan sangat baik. Terselenggaranya   Pemilu  tahun  2004   dan   2009   dengan   baik,   semakin memberikan bukti kepada dunia internasional bahwa Indonesia mampu mengelola berbagai perbedaan pandangan politik menjadi satu, mewujudkan Indonesia bersatu. Untuk itu diharapkan pada WNI yang berada di Oman khususnya untuk turut mensukseskan pemilu tahun 2014 dengan cara menggunakan hak pilihnya menurut keyakinannya masing-masing.
§   Dalam  bidang ekonomi, Indonesia yang merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara terus menunjukkan kinerja yang prima dan stabil. Di tengah krisis ekonomi yang dialami oleh beberapa negara di belahan dunia lain, tingkat pertumbuhan perekonomian Indonesia pada tahun 2012 mampu tumbuh sebesar 6.23 persen dan sampai dengan triwulan II tahun 2013 menurut Bank Dunia, telah mencapai 5.9 persen, walaupun ada kecenderungan menurun namun kita patut berbangga bahwa pencapaian tersebut merupakan pertumbuhan terbesar kedua di Dunia setelah China. Dengan demikian tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali berada di atas rata-rata tingkat pertumbuhan dunia yang pada tahun 2012 sebesar 3,5%.
§   Semakin membaiknya tingkat perekonomian Indonesia juga ditandai dengan menurunnya tingkat pengangguran dari tahun ke tahun. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) angka pengangguran sampai dengan tiwulan kedua tahun 2013 sebesar 5,92 persen atau sebanyak 7,17 juta orang.
§   Pada tahun 2004 Indonesia mengambil keputusan berani untuk keluar dari IMF. Suatu keputusan yang banyak kalangan menilai suatu tindakan yang sangat berani, mngingat periode-periode sebelumnya ketergantungan Indonesia pada IMF sangatlah tinggi. Seiring kemampuan ekonomi Indonesia yang stabil dan maju dengan pesat justru sekarang Indonesia yang memberi pinjaman kepada IMF.
§   Salah satu tugas dan fungsi KBRI Muscat adalah mendorong peningkatan kerjasama ekonomi kedua negara. Pada akhir Agustus 2013 ini berkat pendekatan intens yang dilakukan oleh KBRI Muscat, akan berkunjung delegasi pengusaha Oman yang akan melakukan kenjungan ke Indonesia untuk melakukan penjajakan dan kerjasama perdagangan dengan Indonesia.
§   Sebagai anak bangsa yang hidup diperantauan, marilah kita menjaga dan mempererat tali silaturahmi, ikatan persaudaraan dan kekompakan. Mari kita tampilkan yang terbaik dari bangsa Indonesia serta terus menjaga martabat dan kehormatan bangsa, diantaranya dengan menjadi warga yang baik di manapun kita berada.
 
Sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia, seusai upacara bendera dilakukan ramah tamah bersama masyarakat Indonesia dengan ditandai pemotongan tumpeng oleh Duta Besar RI dan diserahkan kepada para pasukan pengibar bendera