Daftar Pejabat dan Staff

-

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh

Mohamad Wahid Supriyadi

Wakil Kepala Perwakilan / Minister

Lasro Simbolon

Fungsi Politik KBRI Moskow utamanya bertugas menyelenggarakan dan memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia di bidang politik di Federasi Rusia sebagai negara penerima (wilayah akreditasi) melalui peningkatan hubungan dan kerjasama bilateral antara Republik Indonesia dengan Federasi Rusia, khususnya di bidang politik, hukumdan hak asasi manusia; mewujudkan dan memelihara dukungan Federasi Rusia terhadap integrasi wilayah NKRI; serta meningkatkan dukungan Federasi Rusia terhadap pencalonan/posisi Indonesia dalam forum internasional serta terhadap isu-isu yang menjadi kepentingan Republik Indonesia.​

Minister Councellor

Fauzi Bustami

Sekretaris Pertama

Dozi Adeson

Sekretaris Ketiga

Ahmad Gunawan Wicaksono

Fungsi Ekonomi KBRI Moskow dalam tugas sehari-harinya adalah membantu Kepala Perwakilan dalam upaya meningkatkan hubungan dan kerja sama ekonomi bilateral RI – Federasi Rusia khususnya di sektor investasi dan pariwisata melalui kegiatan-kegiatan operasional yang sesuai dengan visi dan misi perwakilan. Berdasarkan misi dan visi utama Duta Besar RI, Fungsi Ekonomi mengemban tugas utama yang ditujukan untuk meningkatkan arus investasi Rusia ke Indonesia dan jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia.​

Minister Councellor

Kiki Tjahjo Kusprabowo

Sekretaris Pertama

Arif Bachtiar

Sekretaris Kedua

Mia Virnalisi

Sekretaris Ketiga

Danang Ary Wibowo

Devisi Penerangan, Sosial Budaya dan Pendidikan mentargetkan adanya arus informasi yang lancar dari Rusia untuk semua kalangan di Indonesia tanpa kecuali, meningkatkan citra Indonesia, lebih memperkenalkan budaya nasional dan meningkatkan kerjasama pendidikan antara kedua belah pihak. Untuk menopang hal tersebut, maka kerjasama dengan media masa dan kalangan publik menjadi sangat penting. Dalam era informasi yang serba cepat ini kegiatan yang dilaksanakan harus dikemas secara cantik untuk kemudian disajikan dalam etalase yang menarik sehingga banyak manfaat bisa dipetik. Demokrasisasi dan masyarakat Indonesia yang toleran misalnya merupakan bahan baku yang harus terus digembar gemborkan. Ini semua akan bedampak pada peringatan apresiasi terhadap Indonesia serta kunjungan turis Rusia yang lebih banyak. Sementara itu, aneka kendala dalam meningkatkan kerjasama pendidikan dihapuskan agar ”gap” budaya Indonesia-Rusia selama Orde Baru dapat secara pasti dikikis.​

Minister Konselor

Darmawan Suparno

Counsellor

Nanang Fadillah

Sekretaris Kedua

Mia Rachelia

Tugas kekonsuleran mencakup pelayanan notariat, kehakiman, jasa konsuler, serta perlindungan WNI dan badan hukum Indonesia di negara akreditasi. Termasuk di dalamnya tugas seperti penerbitan paspor baru, perpanjangan paspor diplomatik dan dinas, pencatatan lapor diri WNI di LN, pendataan WNI, pengajuan calling visa, legalisasi dokumen, pengurusan ijin bagi pesawat / kapal asing di wilayah RI, dan penerbitan surat keterangan bagi WNI di negara akreditasi. Pelaksanaan tugas keprotokolan adalah memberikan pelayanan keprotokolan bagi kunjungan tamu dari Indonesia selama berada di negara akreditasi dan melaksanakan upa-cara-upacara kenegaraan serta perayaan hari-hari nasional dan hari besar lainnya, melalui kerjasama dengan fungsi lainnya di KBRI. ​

Councellor

Sugihartono

Sekretaris Ketiga

Ali Wibowo Laksono

Koordinator Fungsi Komunikasi

Eko Ristianto

Pejabat Komunikasi

Fathur Rohman

BPKRT Keuangan

Parantino Andru

BPKRT Perlengkapan

Tatik Trisnawati

Atase Pertahanan RI sebagai unit pelaksana teknis Bais TNI di luar negeri yang ditempatkan pada KBRI bertugas memelihara dan meningkatkan hubungan kerjasama dibidang pertahanan dalam rangka mempererat hubungan bilateral antara negara akreditasi dengan Republik Indonesia. Kantor Atase Pertahanan RI berfungsi menyelenggarakan usaha/kegiatan diplomasi maupun protokoler terkait kepentingan Departemen Pertahanan RI dan TNI. Selain memfasilitasi kepentingan Departemen Pertahanan RI dan TNI, salah satu tugas Kantor Atase Pertahanan adalah memelihara dan mempererat hubungan dengan perwakilan Atase Pertahanan negara-negara lain di Federasi Rusia dalam bentuk keikutsertaan / aktif di organisasi AFOA (Air Force Officer Association), MAMA (Military Attache in Moscow Association) dan FNOA (Foreign Naval Officer Association) yang menjadi ajang komunikasi komunitas atase pertahanan.​

Atase Pertahanan / Atase Udara

Kol. Pnb. Moch. Untung Suropati

Atase Darat

Kol. Kav. Hedi Suhendi

Atase Laut

Kol. Laut. Liber Sihombing

Atase Perdagangan memiliki kewajiban untuk meningkatkan volume perdagangan antara Indonesia dan Rusia dari waktu ke waktu serta melakukan kegiatan riset perdagangan untuk kepentingan nasional Indonesia.​

Atase Perdagangan

Heryono Hadi Prasetyo

Sekolah Indonesia Moskow (SIM) adalah satu dari tiga belas Sekolah Indonesia yang ada di luar negeri saat ini. Keberadaan SIM, selain sebagai lembaga pendidikan formal yang memberikan layanan pendidikan dari jenjang TK hingga SMA bagi putra-putri Indonesia yang tinggal di Moskow, juga sebagai duta budaya bangsa Indonesia. Karenanya, siswa/siswi Sekolah Indonesia Moskow tidak hanya mempelajari kurikulum sebagaimana yang dipelajari teman-temannya di Indonesia, tetapi juga mempelajari seni budaya bangsa Indonesia dan nilai-nilai luhur budaya Indonesia. Penanaman nilai-nilai agama dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari - di tengah hingar-bingarnya meterialisme dan hedonisme kota Moskow - merupakan nilai positif tersendiri yang dimiliki oleh SIM. Pada saat yang bersamaan mereka juga diharapkan dapat bersikap dan berpikir global hingga nantinya dapat mengabdikan ilmu dan pengetahuannya bagi kemajuan agama, bangsa dan negara.​

Kepala Sekolah

Sudirham