Tata Cara dan Persyaratan Memperoleh Visa Jurnalistik ke Indonesia

Warga Negara Federasi Rusia dan Republik Belarus yang bermaksud melakukan kunjungan jurnalistik (syuting film/dokumenter/reality show/iklan komersil; peliputan berita/foto/kamera; atau sebagai koresponden tetap) ke Indonesia, diwajibkan memiliki VISA JURNALISTIK yang dapat diajukan melalui KBRI Moskow dengan tata cara dan persyaratan sebagai berikut:

  1. ​Visa jurnalistik harus sudah diperoleh pemohon sebelum masuk ke Indonesia. Pemohon yang masuk Indonesia memanfaatkan fasilitas visa kunjungan saat kedatangan (Visa on Arrival) atau Bebas visa Kunjungan Singkat untuk Wisata, tidak diperkenankan melakukan kegiatan jurnalistik di Indonesia.
  2. Pemohon agar melengkapi daftar check list permohonan visa jurnalistik sesuai peruntukannya. KBRI Moskow berhak mengembalikan / tidak memproses berkas aplikasi yang belum lengkap checklist-nya. Formulir dapat diunduh pada tautan ini: Form 1, Form 2 dan Form 3
  3. Pemohon agar mengisi formulir permohonan visa yang blangkonya dapat diunduh di sini.
  4. Untuk kegiatan jurnalistik syuting film/dokumenter/reality show/iklan komersil, dokumen yang harus disertakan adalah:
  1. Surat pengantar dari kantor pemohon ditujukan kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia yang berisi tujuan kunjungan, lokasi dan jadwal syuting di Indonesia.
  2. Profil singkat perusahaan.
  3. Daftar kru yang akan ke Indonesia dan posisinya.
  4. Fotocopy paspor setiap kru (masa berlaku paspor tidak kurang dari 6 bulan saat memasuki Indonesia).
  5. Foto 4 x 6 terbaru setiap kru.
  6. Agenda dan jadwal kegiatan tetatif selama di Indonesia.
  7. Sinopsis atau informasi latar belakang kegiatan jurnalistik. Tidak diperkenankan melakukan kegiatan jurnalistik diluar sinopsis yang ditetapkan.
  8. Daftar perlengkapan jurnalistik yang dibawa ke Indonesia.
  9. Informasi lengkap mengenai mitra lokal (fixer) yang ditunjuk pemohon yang akan mengurus segala ketentuan perizinan syuting di Indonesia.
  10. Daftar nara sumber yang akan menjadi referensi pada saat syuting film.
  11. Menandatangani surat pernyataan berisi:
  • Persetujuan untuk mematuhi segala peraturan di Indonesia, termasuk Peraturan Daerah, khususnya peraturan di tempat-tempat sakral dan taman nasional.
  • Persetujuan untuk memberikan satu salinan hasil dari kegiatan jurnalistik ke Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui KBRI Moskow.
  • Persetujuan untuk membayar tarif pungutan masuk kawasan taman nasional  maupun obyek-obyek wisata lain sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 12 Tahun 2014 Tanggal 14 Februari 2014.

 

5.   Untuk kegiatan jurnalistik peliputan berita/foto/kamera, dokumen yang harus disertakan adalah:

  1. Surat pengantar dari kantor pemohon ditujukan kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia yang berisi tujuan kunjungan, lokasi dan jadwal kegiatan jurnalistik di Indonesia.
  2. Profil singkat perusahaan.
  3. Daftar kru yang akan ke Indonesia dan posisinya.
  4. Fotocopy paspor setiap kru (masa berlaku paspor tidak kurang dari 6 bulan saat memasuki Indonesia).
  5. Foto 4 x 6 terbaru setiap kru.
  6. Daftar perlengkapan jurnalistik yang dibawa pemohon ke Indonesia.
  7. Daftar narasumber yang akan menjadi referensi kegiatan jurnalistik.
  8. Nama dan alamat lengkap mitra / media lokal.
  9. Contoh karya / tulisan mengenai Indonesia sebelumnya.
  10. Menandatangani surat pernyataan berisi:
  • Persetujuan untuk mematuhi segala peraturan di Indonesia, termasuk Peraturan Daerah, khususnya peraturan di tempat-tempat sakral dan taman nasional.

 

6.   Untuk kegiatan jurnalistik koresponden asing di Indonesia, dokumen yang harus disertakan adalah:

  1. Surat pengantar dari kantor pemohon ditujukan kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia yang berisi tujuan penugasan, masa waktu penugasan, dan alamat tetap (atau sementara) koresponden di Indonesia.
  2. Profil singkat perusahaan.
  3. Daftar riwayat hidup koresponden.
  4. Daftar koresponden lain dan jabatan mereka di Indonesia (jika ada).
  5. Daftar anggota keluarga (jika ada).
  6. Fotocopy paspor pemohon dan anggota keluarga (masa berlaku paspor tidak kurang dari 6 bulan saat memasuki Indonesia).
  7. Foto 4 x 6 terbaru setiap pemohon dan anggota keluarga.
  8. Alamat kantor di Indonesia
  9. Daftar perlengkapan jurnalistik yang dibawa ke Indonesia.
  10. Contoh karya / tulisan mengenai Indonesia sebelumnya.
  11. Menandatangani surat pernyataan berisi:
  • Persetujuan untuk mematuhi segala peraturan di Indonesia, termasuk Peraturan Daerah, khususnya peraturan di tempat-tempat sakral, taman nasional dan tempat lainnya.

 

7.   Syarat-syarat tambahan:

  1. Pemohon yang memiliki kewarganegaraan ganda, harus menyertakan fotocopy halaman foto paspor lain yang dimiliki.
  2. Permohonan visa jurnalistik yang telah lengkap seluruh persyaratannya, agar disampaikan kepada KBRI Moskow minimal 3 (tiga) minggu sebelum rencana keberangkatan ke Indonesia.
  3. Pemohon harus memberitahukan jadwal keberangkatan dan kepulangan ke/dari Indonesia (itinerary flights) termasuk apabila terjadi perubahan jadwal.
  4. Pemohon disarankan tidak melakukan pembelian tiket pesawat sebelum mendapatkan konfirmasi pemberian visa jurnalistik dari KBRI Moskow.
  5. Informasi terkait status permohonan visa dan waktu pengambilan visa jurnalistik akan diinformasikan lebih lanjut oleh KBRI Moskow, setelah pemohon melengkapi persyaratan dan dokumen yang diperlukan.

 

KETIBAAN DI INDONESIA

Warga negara Federasi Rusia dan Republik Belarus yang berkunjung ke Indonesia untuk tujuan jurnalistik, setibanya di Indonesia agar:

1.    Untuk kegiatan syuting film/dokumenter/reality show/iklan komersial:

  1. Pemohon (atau mitra lokal/fixer pemohon) diwajibkan mengambil Surat Izin Produksi (SIP) Film di: Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTST) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Jln. Jenderal Gatot Subroto No. 44 Jakarta Pusat. Telp. 0807 100 2576 (hunting) Fax. +6221 3441481 email: ptsp.pusat.jakarta website: www.bkpm.go.id (gho to one stop service).
  2. PEMBUATAN SIP TIDAK DIKENAKAN BIAYA.
  3. Pemohon agar melaporkan keberadaannya kepada otoritas setempat.

 

2.    Untuk kegiatan peliputan berita/foto/kamera:

  1. Pemohon dapat melakukan kegiatan peliputan dengan memperlihatkan Surat Keterangan Izin Peliputan yang dikeluarkan KBRI Moskow;
  2. Pemohon agar melaporkan keberadaannya kepada otoritas setempat.

 

3.    Untuk koresponden media asing agar mengurus pengalihan visa kunjungan jurnalistik menjadi Ijin Tinggal Sementara (ITAS) dan memproses Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

 

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Penerangan dan Sosial Budaya Kedutaan Besar Republik Indonesia. Jl. Novokuznetskaya 12 Moskow 119017. Federasi Rusia. Telp. +7 495 9519549-50 Fax. +7 495 7354431 email: kbrimos.pensosbud@gmail.com  

 

Moskow, 1 Januar​i 2016​