Upaya Menarik Investor Queretaro Lakukan PMA di Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Potensi dan peluang dalam meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi terbuka cukup luas di Meksiko. Hal ini semakin dikuatkan setelah kunjungan kerja Dubes RI Mexico City ke Negara Bagian Queretaro, Meksiko pada 18-21 Agustus 2011. Pada kunjungan kerja ke Queretaro, KBRI Mexico City mengadakan sejumlah pertemuan dengan baik pihak pemerintah maupun para pelaku bisnis serta melakukan kunjungan ke sejumlah kawasan ekonomi khusus di Queretaro.

 

Sekretariat Ekonomi Queretaro, Mr. Tonatiuh Salinas Munoz menyatakan bahwa faktor keamanan daerah, infrastruktur dan kebijakan fiskal yang baik serta iklim usaha kondusif, menjadikan Queretaro sebagai pilihan terbaik dalam berinventasi bagi 717 perusahaan PMA yang telah beroperasi. Industri manufaktur merupakan merupakan sektor terbesar dalam menyerap PMA yaitu 66%, diikuti oleh Jasa 21% dan perdagangan 12%. Sedangkan Presiden COMCE, Mr. J. Ricardo Zaldumbide Cecena menyatakan bahwa letak Queretaro sangat strategis di sentral Meksiko dilalui oleh jalan tol 57 dan lintasan KA yang menghubungkan Meksiko dengan AS dan Kanada. Selain itu, dilengkapi dengan fasilitas inland port  di bandara internasionalnya dan memiliki 19 kawasan industrial, 2 kawasan teknologi dan 1 kawasan aeronautica.

 

Dubes RI, Hamdani Djafar menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, termasuk pembangunan sarana industri dan menawarkan kepada pengusaha Queretaro untuk berinvestasi langsung di Indonesia, melalui PMA atau keterlibatan modal Queretaro dalam berbagai pembangunan kawasan ekonomi khusus.

 

Menanggapi hal tersebut, Direktur Parque Industrial Queretaro (PIQ), Mr. Ing. Abel Baca-General menyatakan bahwa “kami sangat tertarik untuk mengambil bagian dari penyelesaian beberapa proyek pembangunan, khususnya pembangunan kawasan industrial di Indonesia dan kami memiliki pengalaman dalam mengelola kawasan ekonomi khusus”. Hal tersebut ditegaskan kembali oleh CEO Desarrollo Residencia Touristico (DRT) yang merupakan induk perusahaan PIQ, Dr. Victor Mena bahwa sudah waktunya DRT memperluas market dan investasinya ke negara-negara Asia, termasuk Indonesia.