Upaya Indonesia Masuk Pasar Nikaragua

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Upaya promosi produk ekspor untuk menggenjot perdagangan Indonesia dengan negara-negara di kawasan Amerika Tengah, termasuk Nikaragua giat dilakukan oleh KBRI Mexico City dengan berpartisipasi pada EXPO APEN 2011, Managua, Nicaragua pada 22-24 September 2011. EXPO APEN 2011 merupakan pameran perdagangan terbesar yang diselenggarakan oleh Nikaragua, yang diikuti oleh sekitar 300 penguasaha berskala kecil dan menengah yang bergerak pada produk hasil pertanian (85%) antara lain kopi, madu, sayur dan buah, keju dan makanan olahan dan lainnya (15%) adalah minuman beralkohol, produk kulit, produk kerajinan. Pada acara Pembukaan Expo APEN yang dihadiri oleh 12 kepala perwakilan negara sahabat, Dubes Hamdani Djafar menjadi satu-satunya Duta Besar yang diberi kesempatan untuk memberikan presentasi di hadapan seluruh undangan. Dubes Hamdani Djafar menyampaikan perihal situasi terkini perekonomian nasional Indonesia, dan potensi yang ditawarkan yang dapat dikembangkan oleh pengusaha kedua negara. Pada 2010 total volume perdagangan antara Indonesia dan Nikaragua hanya mencapai US $8.027.300, dengan surplus bagi Indonesia senilai US$ 7.669.100. Dubes Hamdani menyatakan “saat ini merupakan moment yang tepat untuk meningkatkan perdagangan kedua negara, tetapi untuk itu para pelaku bisnis Nikaragua perlu meluaskan orientasi pasar dan sumber baru. KBRI Mexico City dan ITPC siap memfasilitasi para pengusaha mencari mitra dagangnya di Indonesia.” Utusan Presiden Nikaragua untuk urusan Investasi, Jenderal Alvaro Baltodano dalam pidatonya secara khusus menyampaikan penghargaan atas partisipasi KBRI Mexico City pada acara ini. “Nikaragua perlu belajar banyak dari Indonesia, khususnya dalam mencapai sukses sebagai salah satu pemain di pasar di dunia,” demikian pesan yang disampaikan kepada para pelaku usaha Nikaragua. Ketua Asosiasi Sektor Swasta Nikaragua (COSEP) Mr. Jose Adan Aguerri CH dan Dirjen Inter American Institute for Cooperation on Agriculture (IICA) Mr. Victor M. Vilalobos, Ph.D menyampaikan hal-hal terkait perkembangan perekonomian Nikaragua, dimana dalam lima tahun terakhir tercatat mengalami peningkatan pesat. Produk ekspor utama Nikaragua antara lain kopi jenis arabica, daging dan binatang hidup, gula tebu, susu dan keju, kacang-kacangan dan hasil laut (udang, lobster, ikan) serta tembakau. Disamping itu, Nikaragua mengekspor emas, perak, mineral dan produk kerajinan. Sedangkan impor Nikaragua meliputi produk elektronik/komponennya, kendaraan bermotor dan komponennya, ban kendaraan bermotor, bahan kimia, tekstil dan produk tekstil, kertas, bahan makanan seperti minyak goreng, kertas dan produk dari kayu (furnitur dan plywood). Mitra dagang utama Nikaragua adalah Amerika Serikat, Amerika Tengah, Amerika Selatan, Eropa dan Asia. Melihat potensi pasar di negara-negara Asia yang cukup besar, “Sudah waktunya bagi Nikaragua mulai melihat Asia dan meningkatkan volume perdagangan dengan kawasan tersebut, khususnya Taiwan dan Indonesia”, demikian menurut Jose Aguerri.