Seminar dan Temu Bisnis, Indonesia: a Golden Opportunity in Southeast Asia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Upaya meningkatkan akses pasar sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai tempat berinventasi bagi para investor Meksiko, giat dilakukan KBRI Mexico City yang bekerjasama dengan Kamar Dagang (COMCE) dan Badan Investasi (ProMexico) menyelenggarakan seminar dan temu bisnis di  Meksiko pada  21 September 2011. Seminar mengambil tema  “Indonesia: Golden Opportunity in Southeast Asia”.

Seminar dihadiri oleh lebih dari 80 pengusaha dan investor Meksiko, dan sebagai pembicara anggota Komite Penanaman Modal BKPM Dharmawan Djajusman,  Ka ITPC Indonesia untuk Meksiko, Ikhwan Amman, Director General of Economic Promotion Kemlu Meksiko Nathan Wolf, Direktur Asia Pasific Promexico Neil Davila, pejabat senior Kemlu, Eddy Hariyadi.

Pada sambutannya, Dubes RI Mexico City, Hamdani Djafar menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman terhadap peluang dan potensi bisnis yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha kedua negara. Dirjen Promosi Ekonomi Kemlu Meksiko, Nathan Wolf menyatakan bahwa perlu dilakukan perubahan paradigma dalam memandang hubungan bilateral antara kedua negara dimana stakeholders Meksiko harus memperluas dan menggali potensi pasar baru, termasuk Indonesia. “Meksiko memerlukan produk-produk terkait kesehatan, energi, kimia dan teknologi informasi, dan kita harus memanfaatkan fórum-forum seperti ini, untuk mempertemukan potensi kedua negara dan memaksimalkan manfaat yang dapat diperoleh,” demikian disampaikan Dirjen Promosi Ekonomi.

Dharmawan Djajusman, anggota komite penanaman modal BKPM, menjelaskan tentang   kinerja ekonomi dan prosedur investasi Indonesia yang semakin menjanjikan, terlihat dari kenaikan peringkat Indonesia sebagai negara tujuan Foreign Direct Investment pada urutan ke-9. Sedangkan Direktur Asia Pasifik Promexico, Neil Davila  menjelaskan para investor Meksiko dapat menggarap peluang investasi khususnya terkait pembangunan infrastruktur di Indonesia. Selain itu ditawarkan mengenai peluang bagi Indonesia, “Meksiko membutuhkan batu bara untuk  pengembangan infrastruktur energi, ini merupakan peluang bagi pengusaha Indonesia.” 

 Kepala ITPC Mexico City, Ikhwan Aman  menyampaikan tugas ITPC antara lain termasuk memfasilitasi para pelaku bisnis Meksiko mencari peluang usaha di Indonesia.  Bantuan ini mencakup fasilitasi untuk bertemu dengan pengusaha Indonesia, bantuan market intelligence, market information, dan market survey.

 Mewakili Kemlu RI, Eddi S. Hariyadhi menyampaikan  bahwa ignorance menjadi kendala utama belum dapat dikembangkannya hubungan ekonomi/perdagangan maupun sosial budaya kedua negara. Peningkatan pemahaman terhadap satu sama lain akan membuka peluang usaha di kedua negara.

 Amb Sergio Rey, COMCE Meksiko  merangkum hasil seminar dan memberikan ilustrasi suksesnya bisnis beberapa pengusaha Indonesia menembus pasar Meksiko dan mengharapkan agar pelaku bisnis Meksiko untuk lebih berani membuka pasar di Indonesia. Batu bara, furniture, pbambu, produk-produk kecantikan spa, ban mobil, accu, merupakan produk-produk yang menarik minat pelaku bisnis Meksiko.