Promosi Potensi Ekonomi Indonesia di Michoacan, Meksiko

Duta Besar RI untuk Meksiko Serikat, Yusra Khan, menghadiri Forum Bisnis bertemakan “Panorama Perdagangan Bilateral Indonesia – Michoacan” di Morelia, ibukota Michoacan. Hal ini merupakan langkah pertama KBRI Mexico City dalam upaya mempromosikan kebijakan pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya kebijakan bidang ekonomi, pembangunan, investasi, perdagangan, dan pariwisata. (24/2)


Promosi Potensi Ekonomi Indonesia di Michoacan, Meksiko



​ Duta Besar RI untuk Meksiko Serikat, Yusra Khan, menghadiri Forum Bisnis bertemakan “Panorama Perdagangan Bilateral Indonesia – Michoacan” di Morelia, ibukota Michoacan. Hal ini merupakan langkah pertama KBRI Mexico City dalam upaya mempromosikan kebijakan pemerintah Indonesia di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya kebijakan bidang ekonomi, pembangunan, investasi, perdagangan, dan pariwisata. (24/2)


Meksiko merupakan negara penting bagi perluasan pasar Indonesia di kawasan Amerika Tengah dan Selatan. Perkembangan ekonomi Indonesia dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7% di tahun 2015 ini perlu dimanfaatkan oleh pengusaha Meksiko, khususnya pengusaha di Negara Bagian Michoacan, untuk meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara, demikian disampaikan oleh Dubes RI. Ditambahkan lebih lanjut, dengan diadakannya forum ini merupakan momentum yang baik untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Meksiko.


Negara Bagian Michoachan merupakan kawasan potensial untuk memperkenalkan potensi ekonomi Indonesia dan menjajaki peluang kerja sama bisnis. Michoacan yang berada di wilayah Barat Meksiko ini memiliki pelabuhan penting Lazaro Cardenas. Dengan didukung oleh kekuatan logistik dan distribusi,  kekuatan di bidang industri pertambangan, serta sebagai produsen utama di bidang pertanian (alpukat dan jagung).


Dalam forum tersebut, Dubes RI menyampaikan beberapa hal penting, antara lain: kebijakan maritim Indonesia, kebijakan ketahanan pangan dan swasembada pangan, rencana pengembangan infrastruktur, dan rencana strategi investasi 2015-2019 serta beberapa langkah dalam mempermudah investasi dan kegiatan bisnis, seperti pembentukan national one stop service dan pemberian insentif khusus.


Di hadapan sekitar 50 pengusaha dari berbagai sektor di Michoacan yang hadir dalam forum bisnis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Negara Bagian  Michoacan dan Kamar Dagang (Consejo Empresarial Mexicano de Comercio Exterior Inversión y Tecnología - COMCE) Negara Bagian Michoacan, Dubes RI menjelaskan pula mengenai perkembangan hubungan bilateral Indonesia-Meksiko di bidang ekonomi, serta berbagai peluang kerjasama yang ada di bidang perdagangan dan investasi.


Pada forum tersebut, Dubes RI mendorong agar kalangan pengusaha Meksiko dapat memanfaatkan peluang kerja sama guna meningkatkan perdagangan dan investasi kedua negara, serta melakukan misi dagang ke Indonesia guna melihat peluang yang ada tersebut.


Pihak Meksiko yang diwakili oleh Luis Galvez Antunez, Wakil Menteri Pengembangan Ekonomi untuk Usaha Kecil Menengah Meksiko Pemerintah Negara Bagian Michoacan,  menyampaikan bahwa forum ini merupakan sebuah kesempatan baik bagi para pengusaha untuk mengidentifikasi peluang-peluang bisnis antara Indonesia dan Michoacan. Antunez juga menyampaikan harapannya agar forum ini dapat menjadi ruang bagi pengusaha Michoacan untuk mengetahui peluang-peluang yang ada di Indonesia dan juga bagi pemerintah Indonesia untuk mengenal potensi yang dimiliki Michoacan sebagai mitra dagang.


Hal yang senada juga disampaikan oleh Ketua COMCE Michoacan, Juan Miguel Abraham Martinez. Martinez menambahkan bahwa forum ini diharapkan mampu mendorong konektivitas dan membentuk jejaring antara kalangan pengusaha Michoacan dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia, yang nantinya akan menjembatani hubungan bisnis yang memberikan manfaat secara ekonomi bagi kedua belah pihak.

Kegiatan forum bisnis dilanjutkan dengan working lunch dengan pejabat Pemerintah Negara Bagian Michoacan dan kalangan pengusaha/asosiasi (Asosiasi Industri Meksiko/CANACINTRA), dan Kamar Dagang Meksiko (COMCE) untuk membahas beberapa peluang kerjasama yang dapat dikembangkan. Antara lain,peluang pemanfaatan program pemerintah Meksiko (Incubation Program) yang akan membiayai perusahaan baru mengembangkan usahanya dengan melakukan pelatihan dan penelitian dalam bentuk kerja sama dengan kalangan akademisi, peluang kerja sama antar pelabuhan, mengingat Michoacan sedang mengembangkan pelabuhan Lazaro Cardenas, kemungkinan impor automotive parts dari Indonesia, dan peluang ekspor atau pengembangan pertanian alpukat di Indonesia, mengingat produksi alpukat Michoacan merupakan yang terbesar dan terbaik di Meksiko.


(Sumber: KBRI Mexico City, Infomed)