FKB KE-4 RI-MEKSIKO SEPAKAT JALIN KERJA SAMA DI BIDANG KEHUTANAN

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Indonesia dan Meksiko sepakat untuk kerja sama di bidang pengelolaan hutan secara berkelanjutan dan penerapan strategi/kebijakan pengurangan emisi akibat deforestasi/degradasi hutan (REDD+) serta isu kehutanan lainnya melalui penandatangan MoU Kerja Sama Kehutanan. MoU tersebut telah di tandatangani Menteri Kehutanan RI di Jakarta tanggal 27 Juli 2011 dan oleh Menteri Lingkungan Hidup Meksiko di Mexico City setelah penyelenggaraan Forum Konsultasi Bilateral (FKB) ke-4 RI-Meksiko di Mexico City, 2 Agustus 2011.

FKB ke-4, Delegasi RI dipimpin oleh  Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Kementerian Luar Negeri RI, Retno. L.P Marsudi didampingi oleh Dubes RI Mexico City, wakil dari Kemhut, Kemtan, Polri, BNN dan Pertamina. Sementara Delegasi Meksiko dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri, Amb. Lourdes Aranda didampingi oleh Dubes Mexico di Jakarta, Direktur Jenderal Asia Pasifik, Direktur Jenderal PBB,  dan para pejabat Kemlu Meksiko.

Forum telah membahas upaya peningkatan hubungan bilateral kedua negara dalam bidang politik, ekonomi-perdagangan, kebudayaan dan pendidikan, dan kerjasama teknik.  Diantara capaian dalam bidang politik tercatat adanya peningkatan saling kunjung antar pejabat tinggi, parlemen RI-Meksiko serta upaya saling dukung kedua negara di berbagai organisasi internasional. Dalam bidang ekonomi, peningkatan perdagangan kedua negara tercapai signifikan. Pada tahun 2010, perdagangan mencapai USD 975 juta, yang berarti kenaikan sebesar 86 % dibanding tahun 2009 dengan surplus berada di Indonesia. Kedua pihak sepakat untuk terus mendorong partisipasi kalangan pengusaha untuk meningkatkan partisipasinya dalam promosi ekonomi dan perdagangan kedua negara.

Kedua delegasi juga sepakat untuk menyelesaikan  pending issue beberapa draft MoU/persetujuan antara lain: MoU on Health Cooperation, MoU on Fisheries Cooperation, Technical Arrangement on Joint Committee Environment and Natural Resources, Term of Reference on Consultative Committee on Agriculture, Protocol Amending Article 26 Agreement on Double Taxation, Agreement on Promotion and Protection of Investment, MoU on Sport and Physical Culture, MoU on Combating Trans National Crime and Capacity Building dan MoU on Combating Illicit Trafficking in Narcotic Drugs, Psychotropic Substances and Its Precursors.

Kedua pihak juga membahas isu regional dan multilateral yang menjadi perhatian bersama. Diantara isu multilateral yang dibahas adalah Climate Change, Palestina, G-20, UNSC Reform, upaya saling dukung di forum internasional. Sedangkan isu regional yang dibahas adalah situasi di Asia Tenggara, Amerika Latin, APEC, dan FEALAC.

Kedua pihak sepakat untuk bertemu kembali pada FKB ke-5 di Indonesia untuk mengevaluasi pelaksanaan kerja sama yang telah ada dan memonitor perkembangan pembahasan berbagai isu yang masih pending.