PELAKSANAAN PEMILU PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN DI KJRI MELBOURNE 5 JULI 2014

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI untuk wilayah kerja KJRI Melbourne pada tanggal 5 Juli 2014 telah berjalan dengan sukses dan tertib. Pemilihan yang dilaksanakan di halaman KJRI Melbourne tersebut dimulai pada pukul 10 pagi dan berakhir pada pukul 8 malam. Tercatat sejumlah 6.292 WNI telah menggunakan hak pilihnya pada 15 TPS yang disediakan oleh Panitia Pemilihan Luar Negeri KJRI Melbourne. Sementara itu jumlah pemilih melalui pos sebanyak 349 orang, meliputi warga Indonesia yang tinggal di luar kota Melbourne dan Tasmania.

Warga Negara Indonesia yang menggunakan hak pilihnya tercatat meningkat sangat signifikan apabila dibandingkan dengan yang menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Legislatif bulan April yang lalu. Pemilu Legislatif diikuti oleh 2861 WNI yang berarti terjadi peningkatan lebih dari 100 persen. Lonjakan pemilih ini sudah diantisipasi oleh Panitia sehingga tidak terjadi antrian yang panjang atau pemilih yang tidak terlayani. Setiap pemilih hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menyelesaikan proses pencoblosan.

Kesuksesan pelaksanaan Pemilu Presiden kali ini selain berkat kesigapan Panitia adalah karena kedewasaan berpolitik WNI di Indonesia. Para WNI menggunakan hak suaranya dengan tertib dan akrab satu sama lainnya. Pemilihan ini dimanfaatkan oleh warga negara Indonesia sebagai ajang silaturahmi satu sama lainnya. Pemilu kali ini bertambah meriah dengan adanya stall-stall makanan tradisional Indonesia.

KJRI Melbourne menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Panitia Pemilihan Luar Negeri KJRI Melbourne yang telah bekerja tanpa lelah mepersiapkan Pemilu. Terima kasih yang sebesar-besarnya juga Kami sampakan kepada seluruh WNI Indonesia yang menggunakan hak pilihnya untuk Pemilu yang telah berjalan dengan tertib, damai, dan meriah.

 

                                                                                                Melbourne, 7 Juli 2014

Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya