Perkuat kerja sama Indonesia – Victoria untuk Pertumbuhan UKM

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?”Usaha Kecil Menengah (UKM) merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Untuk itu, Indonesia akan terus mendorong kerja sama bilateral dengan negara bagian Victoria antara lain dengan melakukan kerja sama inovasi, mitra bisnis, pendanaan, peningkatan capacity building, pertukaran informasi maupun transfer teknologi”. Demikian disampaikan Konsul Jenderal RI Dewi Wahab dalam pertemuannya dengan Minister for Small Business, Innovation and Trade, Mr. Hon Adem Somruyek, di Melbourne, 17 Februari 2015. 

Menanggapi hal tersebut, Minister Somruyek yang kemungkinan  berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat, menyambut baik usulan kerja sama di bidang ini, dengan pertimbangan bahwa  Indonesia merupakan pasar yang sangat potensial bagi Victoria. Beliau menambahkan bahwa secara nasional 97% bisnis di Australia adalah UKM, berkontribusi sebesar 30% terhadap Produk Domestik Bruto nasional. Untuk itu, Pemerintah Victoria terus mendorong pertumbuhan UKM melalui penyediaan regulasi yang memberikan kenyamanan dan kemudahan untuk berkembang, serta inovasi produk dan teknologi yang  disediakan dunia akademik. 

KJRI mencatat bahwa relasi perdagangan Indonesia – Victoria terus terjalin erat, dengan total perdagangan Victoria–Indonesia tahun 2014 bernilai AUD$ 2,2 milyar, dengan komposisi nilai ekspor Victoria ke Indonesia sebesar AUD$ 766 juta, sementara nilai impor dari Indonesia ke Victoria pada tahun 2014 sebesar AUD$ 1,5 milyar (sumber: ABS tahun 2014). 

Demi mendorong pertumbuhan  produk UKM Indonesia di Victoria,  KJRI Melbourne terus melakukan berbagai upaya fasilitasi promosi, business matching, dan pendekatan yang intensif dengan association dan marketing product/ development partner.  Peningkatan daya saing UKM Indonesia yang berbasis di Melbourne juga dinilai sangat perlu memanfaatkan setiap program inovasi pemerintah Victoria untuk meningkatkan daya saing.