Pesan Kesehatan Pemerintah RI

10/12/2016

PESAN KESEHATAN PEMERINTAH RI


Pemerintah Singapura telah menyatakan melalui situs kementerian kesehatannya bahwa telah terjadi beberapa kasus virus Zika di Singapura.

Dalam kaitan ini, kiranya warga negara Indonesia dapat menunda perjalanan ke wilayah yang saat ini sedang mengalami penyebaran virus Zika. Sekiranya perjalanan itu tidak dapat dihindari dianjurkan untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk dengan cara mengenakan pakaian yang menutup lengan dan tungkai, menggunakan obat oleh anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau tidur dalam kamar dengan jendela dan ventilasi memakai kassa anti nyamuk. Selain itu dianjukan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila jatuh sakit.

Bagi wanita hamil dianjurkan untuk tidak berkunjung ke wilayah yang diketahui sedang mengalami penyebaran virus Zika. Jika terpaksa harus melakukan perjalanan ke wilayah tersebut, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat. Sedangkan bagi wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya menunda selama 8 minggu  pasca kepulangan dari wilayah tersebut.

Bagi siapa saja yang baru kembali dari wilayah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus Zika diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam 14 hari setelah tiba di Indonesia dan segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan atau gejala demam, ruam kulit, nyeri sendi dan otot, dan sakit kepala dan mata merah. Kepada dokter pemeriksa, pelaku perjalanan hendaknya menjelaskan riwayat perjalananya dari wilayah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus Zika.

Di wilayah pelabuhan (laut/udara/darat) yang mempunya akses dengan Negara terjangkit, upaya pengendalian Vektor dilakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk.

Berikut daftar negara yang mengalami ongoing outbreak:

Cape Verde, Guinea Bissau, Anguilla, Antigua and Barbuda, Argentina, Aruba, Bahamas, Barbados, Belize, Bolivia, Bonaire, Sint Eustatius and Saba (the Netherlands), Brazil, Cayman Islands, Colombia, Costa Rica, Cuba, Curaçao, Dominica, Dominican Republic, Ecuador, El Salvador, French Guyana, Grenada, Guadeloupe, Guatemala, Guyana, Haiti, Honduras, Jamaica, Martinique, Mexico, Nicaragua, Panama, Paraguay, Peru, Puerto Rico, Saint Barthélemy, Saint Lucia, Saint Martin, Saint Vincent and the Grenadine,, Saint Marten, Suriname, Trinidad and Tobago, Turks and Caicos, United States of America, United States Virgin Islands, Venezuela, (Bolivarian Republic of); American Samoa, Fiji, Marshall Islands, Micronesia (Federated States of), Samoa, and Tonga. (www.who.int)

 

12 Oktober 2016

Konsulat Jenderal RI di Marseille