UKM Indonesia Perkenalkan Produk Indonesia pada Pameran Dagang Internasional Kota Marseille

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Batik, tas kerajinan dari Aceh, home decoration dari Bali, baju etnik, dan aneka aksesoris khas Indonesia diminati pengunjung pada Pameran Dagang Internasional Marseille yang ke-85 tanggal 25 September-5 Oktober 2009. Stand Indonesia diwakili oleh KJRI Marseille seluas 48 m² diisi oleh 10 UKM yang telah diseleksi oleh Kementerian Negara Koperasi dan UKM ataupun yang mendaftar langsung ke KJRI, yaitu Grace Collection (batik) dari Jakarta, Miar Collection (baju etnik dan arabik, tas) dari Jakarta, Aceh Gift Art (kerajinan tangan, fashion) dari Jakarta, CV Tara Tami (fashion dan aksesoris) dari Jakarta, Sosrokusumo Batik (batik) dari Surabaya, Nathalia Liu (perhiasan) dari Jakarta, Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (fashionable clothing) dari Jakarta, Oli (fashion dan kerajinan tangan) dari Bandung, Flex Point (fashion dan tas) dari Jakarta, dan CV Abyra (aksesoris, home decoration) dari Bali.
 
Selain stand KJRI Marseille di Hall 6 (Tour du Monde), BKPM pun ikut serta di area Esplanade dengan stand seluas 9 m². Berbeda dengan KJRI yang telah ikut serta dalam pameran ini untuk yang ke-25 kalinya, BKPM baru ikut serta untuk yang ke-4 kalinya. Kedua stand Indonesia tersebut, selain berdagang, juga menampilkan berbagai informasi mengenai Trade-Tourism-Investment (TTI) Indonesia dengan diseminasi informasi produk-produk komoditi Indonesia, menyebarluaskan brosur pariwisata dan peluang investasi. Indonesia juga mempertunjukkan dua tarian daerah, yaitu tari Indang dan tari Yapong, serta mempromosikan kopi kapal api dengan menyuguhkannya secara gratis.
 
Minat pengunjung terhadap barang kerajinan Indonesia cukup tinggi. Dua UKM, yakni wakil dari APPMI dan CV Abyra berhasil mendapatkan buyer dari London dan Marseille. Di samping itu, minat pengunjung pameran terhadap pariwisata Indonesia juga tinggi dengan ditandai oleh banyaknya pengunjung pameran yang meminta informasi dan mengambil brosur pariwisata di stand Indonesia.
 
Foire Internationale de Marseille merupakan pameran dagang internasional yang diselenggarakan tahunan oleh SAFIM dan Pemda Marseille. Pameran diikuti oleh 1.400 peserta dari 180 negara yang berasal dari kalangan dunia usaha dan wakil resmi negara, antara lain Italia, Rusia, Spanyol, Armenia, Senegal, Cina, Vietnam, Nigeria, Ghana, Maroko, Meksiko, Kamboja, dan Indonesia. Tujuan dari pameran ini adalah memperkenalkan berbagai produk komoditi potensial, perkembangan teknologi, dan lingkungan, serta merupakan sarana pertukaran budaya dan gastronomi. Tahun ini, pameran dikunjungi oleh lebih dari 364.000 pengunjung.