Pekan Indonesia di Universitas Aix-Marseille

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Marseille menyelenggarakan « Pekan Indonesia » pada tanggal 13-16 Januari 2009 di Universitas Aix-Marseille. Acara ini didukung oleh KJRI Marseille dan bekerja sama dengan Bagian Kerja Sama Budaya, Bidang Pelayanan Kemahasiswaan untuk wilayah PACA atau CROUS (Centre Régional des Œuvres Universitaires et Scolaires) Université Aix-Marseille. Pekan Indonesia tersebut terbagi menjadi tiga acara utama, yaitu pameran foto dengan tema “Voyage au Pays de Milles Iles (Menjelajah Negeri Ribuan Pulau)”, makan siang bersama dengan menu Indonesia diiringi pentas budaya Indonesia, dan sanggar batik.
 
Pameran foto Indonesia diselenggarakan di Kampus St. Charles, Université Aix-Marseille, tanggal 13-16 Januari 2009. Dibuka tanggal 13 Januari 2009 oleh Konsul Jenderal RI, Nahari Agustini, dan Direktur Bidang Pelayanan Kemahasiswaan untuk kota Marseille atau CLOUS (Centre local des Œuvres universitaires et scolaires), Gaël Monfrier, pembukaan pameran tersebut dihadiri oleh sekitar 50 undangan yang terdiri dari para pejabat universitas, dosen dan akademisi, mahasiswa, serta fotografer profesionel.
 
Dalam sambutannya, Konjen RI menyampaikan terima kasih atas kerja sama CROUS dan dukungannya kepada para mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Universitas Aix-Marseille. Saat ini tercatat sekitar 30 orang mahasiswa Indonesia yang melakukan studi di wilayah Perancis Selatan dan 11 diantaranya di kota Aix-Marseille. Disampaikan pula bahwa 22 foto yang dipamerkan merupakan karya fotografer-fotografer muda Indonesia koleksi PPI dan KJRI Marseille. Diharapkan melalui foto-foto landscape dan budaya Indonesia tersebut, terdapat saling pengertian yang lebih mendalam antara dua bangsa sehingga hubungan keduanya dapat menjadi lebih erat.
 
Disampaikan juga bahwa Indonesia dan Perancis telah memiliki kerja sama budaya dan teknik dengan adanya kesepakatan yang ditandatangani di Jakarta, 20 September 1969. Oleh sebab itu, KJRI Marseille selalu berupaya meningkatkan kerja sama dengan berbagai kalangan, termasuk universitas. Konjen RI berharap kerja sama di bidang pendidikan dapat ditingkatkan di masa yang akan datang. Dalam pembukaan pameran tersebut KJRI Marseille juga menyuguhkan berbagai kudapan tradisional Indonesia yang sangat dinikmati oleh para undangan.
 
Sedangkan Direktur CLOUS menyampaikan bahwa Pekan Indonesia tersebut merupakan rangkaian dalam program budaya internasional CROUS di bulan Januari 2009 yang menghadirkan Asia. Di samping Indonesia, terdapat beberapa negara Asia lainnya yang berpartisipasi dalam program tersebut, seperti Myanmar, Kamboja, Vietnam, Thailand, dan Cina. Mengenai Pekan Indonesia sendiri, pihak universitas sangat terkesan dengan kerja sama PPI dan KJRI Marseille dalam merealisasikan program CROUS tersebut karena sangat menarik dibandingkan penyelenggaraan acara-acara budaya selama ini. Program budaya tersebut memiliki tujuan agar adanya pemahaman budaya asing kepada mahasiswa Perancis mengingat banyaknya jumlah mahasiswa asing yang melakukan studi di Université Aix-Marseille, termasuk mahasiswa Indonesia yang memiliki sebuah asosiasi sebagai wadah perkumpulannya.
 
Pada tanggal 15 Januari 2009 diadakan makan siang bersama dengan mahasiswa Perancis di Restoran Universitas Aix-Marseille di Kampus Luminy, Marseille. Pihak restoran universitas menyediakan menu Indonesia berupa capcay, gulai ikan, dan semur daging. Selama jam makan siang tersebut, PPI Marseille mementaskan berbagai lagu daerah dari Sunda dan Irian Jaya, musik tradisional, seperti suling Sunda dan angklung dengan menyanyikan lagu anak-anak “Alouette”, tarian “Sigeh Pengunten” dari Lampung yang merupakan tarian selamat datang, serta mengajak para mahasiswa Perancis untuk menarikan Poco-poco bersama.
 
Pekan Indonesia ditutup dengan sanggar batik yang diadakan di Ruang Aktivitas Mahasiswa Kampus Luminy dengan dipandu oleh Sdr. Luth, mahasiswa program Doktor di Universitas Rennes. Dalam sanggar yang diikuti oleh mahasiswa Indonesia dan Perancis tersebut, para peserta belajar memproses pembuatan batik dengan masing-masing membuat batik kain 30x30 cm.
 
Kegiatan PPI Marseille yang sangat positif ini merupakan bagian dari promosi budaya Indonesia di kalangan kampus dan dapat menjadi salah satu jalan pembuka kerja sama lebih lanjut dengan pihak universitas.