Laksa, Mpek-Mpek, Bakso, dan Sate Jadi Menu Favorit Masyarakat Marseille

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Di sela-sela alunan musik degung Sunda, sekitar 300 masyarakat Marseille dan sekitarnya menikmati laksa, sate ayam dan kambing, nasi kuning, bakso, nasi goreng, mihun goreng, mpek-mpek, martabak asin, nasi bakar, kue gemblong, combro, onde-onde, asinan sayur, rujak serut, lumpia, es teler, lemper, pisang goreng, dan bakwan goreng yang dijual di 13 stand oleh masyarakat Indonesia saat acara BAZAAR INDONESIA yang diselenggarakan pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 2009 di KJRI Marseille.
 
Dalam kata sambutannya, Konjen RI di Marseille menyampaikan bahwa Bazaar Indonesia tersebut diselenggarakan dengan tujuan memperkenalkan dan mempromosikan makanan tradisional dan barang kerajinan Indonesia agar masyarakat Marseille dan sekitarnya dapat “menyingkap dan menjelajah” Indonesia yang kaya akan budaya dengan masyarakat yang berbeda-beda namun tetap satu, yaitu bangsa Indonesia.
 
Selain makanan, KJRI juga menyediakan 4 stand kerajinan tradisional yang menjual antara lain batik, perhiasan, lukisan, patung, kain, dan lain sebagainya yang seluruhnya merupakan kerajinan khas Indonesia yang sangat mendapat perhatian dari para pengunjung.
 
Sepanjang acara, KJRI menampilkan 4 tarian tradisional, yaitu Tari Puspanjali dari Bali, tari Ronggeng/Topeng Blantek dari Jakarta, Tari Piring dari Sumatera Barat, dan Tari Jaipongan dari Jawa Barat yang memukau para pengunjung.
 
Selain itu, terdapat eksposisi foto Indonesia, kain tradisional Indonesia, seperti songket dan batik, serta berbagai display, seperti wayang golek dan kulit, gamelan, angklung, permainan anak congklak, dan pakaian tradisional.
Para pengunjung menyatakan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.
 
Dari banyaknya pengunjung yang datang dan larisnya stand-stand penjualan makanan serta barang-barang kerajinan Indonesia, maka promosi Indonesia melalui kegiatan-kegiatan semacam bazaar ini dinilai cukup efektif. KJRI merencanakan menyelenggarakan Bazar Indonesia setahun sekali.