Pendaftaran Diri

Demi kepentingan Saudara, setiap Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di luar negeri sebaiknya melaporkan keberadaan dirinya kepada Perwakilan RI setempat apabila akan tinggal lebih dari 1 (satu) bulan di negara yang dikunjungi.

Hal ini berarti setiap WNI baik itu untuk tujuan belajar, kuliah, wisata/jalan-jalan, bekerja, dan tentunya mereka yang akan menetap permanen diharapkan memiliki kesadaran untuk melaporkan dirinya ke Bagian Konsuler KBRI Maputo.

Lapor diri pada Perwakilan RI setempat sangat besar manfaatnya. Tentunya sangat diharapkan agar setiap WNI yang berada di luar negeri menjaga dirinya masing-masing agar senantiasa terhindar dari kesulitan dan berbagai hambatan. Namun apabila terjadi sesuatu yang tidak diharapkan pada diri seorang WNI, maka tentunya akan jauh lebih mempermudah bagi Perwakilan RI untuk dapat memberikan bantunya kepada WNI tersebut jika sudah mendaftarkan/melaporkan data dirinya di Perwakilan RI.

Berdasarkan pengalaman dan kejadian-kejadian selama ini, setiap WNI cenderung mengabaikan/meremehkan akan pentingnya melaporkan diri tersebut. Baru kemudian setelah ada masalah atau tertimpa musibah, cepat-cepat menghubungi Perwakilan RI untuk meminta bantuan. Dalam hal ini, tentunya sangat menyulitkan Perwakilan RI untuk membantu karena tidak ada data diri WNI tersebut, dan yang sangat disayangkan lagi adalah kejadian seperti ini bisa disalah artikan seolah-olah KBRI Maputo tidak mau membantu warganya.

Untuk itu demi kepentingan Saudara dan Perwakilan RI di Luar Negeri dihimbau kesadarannya untuk melaporkan diri atas keberadaannya di manapun Saudara melakukan perjalanan. Dan demi kelancaran pelayanan dan pemberian bantuan kekonsuleran kepada masyarakat Indonesia di wilayah kerja Perwakilan RI sejauh para WNI juga memenuhi kewajiban-kewajibannya.

UU No. 23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan:

Setiap WNI yang berada di luar negeri baik dalam rangka kunjungan sementara atau menetap di luar negeri wajib melaporkan diri kepada Perwakilan RI terdekat. Sanksi bagi WNI tidak melaporkan diri sesuai Pasal 89 UU nomor 23 tahun 2006 adalah denda administratif maksimal Rp 1.000.000  (satu juta rupiah).

Perwakilan RI di luar negeri wajib melakukan registrasi bagi WNI yang berada di luar negeri antara lain melalui lapor diri WNI, sehingga melalui pendataan WNI yang akurat, Perwakilan dapat segera merespon dan memberikan bantuan serta perlindungan kekonsuleran yang dibutuhkan oleh WNI, khususnya saat keadaan darurat.

Perwakilan RI untuk secara hukum wajib untuk menjaga dan melindungi kerahasiaan data pribadi WNI sesuai pasal 1 ayat 22 UU No. 23 tahun 2006 yang menyatakan bahwa data pribadi adalah data seseorang tertentui yang disimpan, dirawat dan dijaga kebenarannya serta dilindungi kerahasiaannya.

 

Persyaratan Lapor Diri

  1. Paspor asli;
  2. Visa/Entry to Mozambique yang masih berlaku;
  3. 1 (satu) lembar pasfoto ukuran dan latar belakang warna bebas;
  4. Mengisi formulir permohonan; Unduh disini
  5. Bukti alamat tempat tinggal seperti driving license, bank statement atau billing statement;
  6. Proses 1 (satu) hari kerja.

Persyaratan Pindah Alamat

  1. Paspor asli;
  2. Visa/Entry to Mozambique yang masih berlaku;
  3. Mengisi lembar permohonan; Unduh disini
  4. Bukti alamat tempat tinggal seperti driving license, bank statement atau billing statement;
  5. Proses 1 (satu) hari kerja.

Mutasi Alamat ke Paspor RI Baru

  1. Paspor asli;
  2. No. Lapor diri dari paspor lama;
  3. Visa/Entry to Mozambique yang masih berlaku;
  4. Mengisi lembar permohonan; Unduh disini
  5. Bukti alamat tempat tinggal seperti driving license, bank statement atau billing statement;
  6. Proses 1 (satu) hari kerja.

Perubahan Nama karena Status Perkawinan

  1. Paspor asli;
  2. Visa/Entry to Mozambique yang masih berlaku;
  3. Copy akte nikah yang sudah di legalisasi keasliannya;
  4. Mengisi lembar permohonan; Unduh disini
  5. Proses 1 (satu) hari kerja

Lapor diri dan perubahan alamat tidak dikenakan biaya administrasi apapun