Bahrain

UMUM

 

Nama Negara

Kerajaan Bahrain (Kingdom of Bahrain/Mumlakah Al Bahrain

 

Ibukota

Manama

 

Hari Nasional

16 Desember (Memperingati Raja Pertama Bahrain, Shaikh Isa bin Salman Al Khalifa, naik tahta)

 

Lagu Kebangsaan

Bahrainona (Our Bahrain)

 

Bendera

Berwarna Putih dan Merah Marun dengan lima segitiga yang melambangkan lima pilar Islam.

 

Lambang Negara

Coat of Arms of Bahrain (perisai dengan

 

Bahasa

Arab, Inggris, Parsi, Urdu

 

Agama

Islam 70.3% (terdiri dari Sunni 40% dan Shiah 60%), Kristen 14.5%, Hindu 9.8%, Budha 2.5%, Yahudi 0.6%, Bahai

 

Suku Bangsa

Arab, Persia, Afro-Arab, Asia Selatan

 

Mata Uang

Bahrain Dinar (BD). 1 BD setara dengan 2,65 USD

 

Kalender

Penanggalan Masehi

 

Hari Libur

Jumat dan Sabtu. Hari Nasional diperingati sebagai hari libur nasional.

 

Jam Kerja

Kantor Pemerintah 07.00 – 14.00. Kantor Swasta 08.00 – 13.00 dan 13.00 – 18.00

 

Waktu

GMT = +3 jam, WIB -4 (tidak da perbedaan waktu untuk seluruh wilayah Bahrain)

 

Sistem Ukuran dan Listrik

Metrik dan 230V 50 Hz (Plug G)

 

Kode Telepon

Kode Negara (+973)

 

 

GEOGRAFI

 

Letak

Terletak ditengah-tengah pantai Barat Teluk Parsi, antara garis Lintang Utara 26017'dan garis Bujur Timur 50033'.

 

Luas Wilayah

781 Km2

 

Batas Negara

Berbatasan dengan Saudi Arabia (Barat), Qatar (Tenggara), dan Teluk Arat (Utara/Selatan/Timur).

 

Kondisi Daratan

Gersang terdiri padang berbatuan dan berpasir, dataran tinggi, pegunungan, tidak ada aliran sungai permanen.

 

Iklim

Bahrain memiliki iklim kering. Bahrain memiliki dua musim: musim panas sangat panas dan musim dingin yang relatif ringan. Selama musim panas, dari bulan April sampai Oktober, suhu siang 40 ° rata C (104 ° F) dan bisa mencapai 48 ° C (118,4 ° F) selama bulan Juni dan Juli.

 

Topografi

Secara umum merupakan dataran gurun pasir yang secara bertahap naik dari garis pantai dan berpusat di Jabal Ad-Dukha yang memiliki ketinggian 122 M (400 kaki). Daerah utara memiliki mata air alami sementara daerah selatan lebih tandus dan sulit untuk ditanami.

 

Sumber Daya Alam

Terdiri atas 33 pulau dengan pulau Bahrain sebagai pulai terbesar. Minyak dan gas serta perikanan menjadi sumber daya alam yang paling utama di Bahrain

Pembagian wilayah: 5 wilayah Gubernuran: Capital, Muharraq, Northern, Central dan Southern

 

Penduduk

Berdasarkan sensus penduduk tahun 2010, penduduk Bahrain berjumlah 1,234,571 jiwa dan diperkiraan pada tahun 2020 akan mencapai 1,592 juta jiwa. Pertumbuhan penduduk rata-rata 7,4%.

 

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

 

Bentuk Negara

Monarki Konstitusional Demokrasi

Raja: H.M.King Hamad bin Isa Al Khalifa

Perdana Menteri: H.R.H. Prince Khalifa bin Salman Al Khalifa

Putra Mahkota, Wakil Perdana Menteri, Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Pertahanan Bahrain: H.R.H. Prince Salman bin Hamad bin Isa Al Khalifa

 

Sistem Pemerintahan

Presidensial dengan Parlemen Bikameral

 

Konstitusi

Konstitusi pertama Bahrain disahkan oleh Amir Shaikh Isa bin Salman Al Khalifa pada tanggal 26 Mei 1973. Pada tanggal 14-15 Pebruari 2001dilaksanakan referendum untuk mengamandemen beberapa pasal dalam Konstitusi. Pada tahun 2002 disahkan Konstitusi yang baru oleh H.M.King Hamad bin Isa Al Khalifa

 

Partai Politik

Al Asalah

Al-Menbar Islamic Society

Al Meethaq

Economists Bloc

National Justice Movement

Progressive Democratic Tribune

National Democratic Action Society

Nationalist Democratic Rally

Bahrain Freedom Movement

Haq Movement

February 14 Youth Coalition

Shabeeba Society of Bahrain

Islamic Action Society

National Union Committee

National Liberation Front – Bahrain

Popular Front for the Liberation of Bahrain

Islamic Front for the Liberation of Bahrain

 

Kepala Negara

Raja: H.M. King Hamad bin Isa Al Khalifa merangkap Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Bahrain

 

Kepala Pemerintahan

Perdana Menteri: H.R.H. Prince Khalifa bin Salman Al Khalifa

 

HUBUNGAN BILATERAL

 

Politik

 

Sejak dibukanya hubungan diplomatik antara Indonesia-Bahrain pada tahun 1976 hingga sampai saat ini terus berjalan dan berkembang dengan baik. Dalam kunjungan Presiden RI, Abdurrahman Wahid pada bulan Juni 2000, kedua negara mencapai kesepakatan untuk lebih meningkatkan hubungan yang ada baik di bidang politik, ekonomi, sosial dan kebudayaan.

 

Kedua negara juga saling memahami situasi masing-masing negara, pemerintah Bahrain telah secara terbuka menyatakan dukungannya atas keutuhan wilayah negara kesatuan RI dan mendukung langkah-langkah kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia dalam mengatasi masalah dalam negeri.

 

Pemerintah Indonesia secara resmi telah membuka Kedutaan Besar RI di Manama semenjak 29 Desember 2010

 

Ekonomi

 

Di bidang ekonomi, hubungan ekonomi Indonesia – Bahrain masih menghadapi beberapa tantangan, antara lain disebabkan oleh kondisi perlemahan ekonomi dunia dan turunnya harga minyak. Perdagangan bilateral kedua negara mengalami kontraksi sebesar 65%, walaupun angka partisipasi pengusaha Bahrain yang hadir di Trade Expo Indonesia tahun 2015 meningkat sekitar dua kali lipat. Hal ini menunjukan bahwa kunjungan pelaku bisnis tidak berarti meningkatkan angka perdagangan. 

Menyikapi trend yang menantang ini, KBRI Manama terus melakukan pendekatan kepada para pelaku bisnis di Bahrain seperti Bahrain Chamber of Commerce and Industry serta Bahrain Businesswomen's Society maupun terhadap pelaku bisnis di Indonesia untuk meningkatkan angka perdagangan antara kedua negara. Hasil pendekatan tersebut mulai terlihat dengan adanya beberapa pengusaha yang akan melakukan investasi dan hubungan bisnis dengan para mitranya di Indonesia. Melalui berbagai upaya ini, diharapkan hubungan ekonomi antara kedua negara akan meningkat pada tahun 2016.

 

Pensosbud

 

Di bidang sosial budaya, KBRI Manama terus melakukan berbagai kegiatan promosi kepada masyarakat Bahrain, baik promosi budaya, pariwsata, ekonomi serta investasi. Kegiatan promosi dilakukan dengan memanfaatkan berbagai kegiatan budaya yang ada di Bahrain, pameran, serta kegiatan-kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh KBRI, antara lain Festival Film Indonesia, Familiarization Trip, Batik Workshop, serta upaya untuk mendatangkan musisi muda berbakat Indonesia, Muhammad Ade Irawan untuk dapat tampil di Cultural Hall pada tanggal 19 November 2015. Upaya-upaya yang dilakukan oleh KBRI Manama ini mendapat dukungan penuh dari Bahrain Authority for Culture and Antiquities serta telah mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan asal Bahrain ke Indonesia dari tahun ke tahun.