Pengajian al-Arafah

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Kamis, 26 Januari 2012, KBRI Manama kembali mengadakan pengajian rutin dua bulanan untuk ketiga kalinya yang diselenggarakan di gedung KBRI Manama atau yang pertama di lokasi baru gedung KBRI Manama yang terletak di daerah Juffair, Manama. Dimana gedung baru ini baru ditempati dua minggu. Pengajian ini diprakarsai oleh Majlis Taklim al-Arafah, yang anggotanya terdiri dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia di Bahrain.

Walaupun udara dingin, tidak mengurangi antusias masyarakat untuk menghadiri pengajian yang dihadiri oleh enam puluh lebih jemaah. Pengajian kali ini bertema “Sejarah Fiqih” yang dibawakan oleh Ustadz Sugianto.

Dalam penjelasannya Ustadz Ugi, sapaan akrab untuk Ustadz Sugianto, memaparkan tentang sejarah fiqih serta awal mula lahirnya empat mazhab fiqh terbesar dalam Islam, Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafii dan Mazhab Hambali. Otobiografi setiap imam tersebut dipaparkan dengan baik, tentang riwayat hidup setiap imam serta hal-hal yang mendorong lahirnya mazhab-mazhab tersebut.

Seyogyanya perbedaan mazhab ini tidak menjadi pemecah belah umat, karena perbedaan disini terletak pada furu’ (cabang) bukan ushul (akidah). Toleransi sangat dituntut untuk menyikapi perbedaan ini sehingga hidup harmonis di masyarakat bisa terbina dengan baik untuk kemajuan umat Islam itu sendiri, papar Ustadz Ugi dalam pengajian tersebut.

Setelah pemaparan yang begitu jelas dari ustadz ugi, sesi tanya jawab menjadi penutup pengajian kali ini. Sebelum pulang para jemaah dipersilahkan untuk mencicipi hidangan mie soto yang disediakan oleh pihak kbri serta cemilan-cemilan yang dibawa oleh para jemaah.

Semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat, amien.