Malam Silaturahmi dengan Timnas Indonesia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Raut muka kecewa dan lelah terpancar di wajah para punggawa timnas sepakbola Indonesia ketika sampai di gedung KBRI Manama, mereka baru saja berjuang membela kehormatan bangsa bertanding melawan timnas sepakbola Bahrain di Bahrain National Stadium dalam kualifikasi piala dunia 2014 yang akan diselenggarakan di Brasil. Walau dipastikan tidak lolos dari grup E, Indonesia tetap mengirimkan yang terbaik dan berusaha memberikan perlawanan maksimal serta menampilkan permainan terbaiknya guna meningkatkan ranking mereka di FIFA, walaupun akhirnya harus menyerah dengan skor telak 0-10. Dalam pertandingan tersebut banyak kekecewaan yang dirasakan terkait dengan kinerja wasit asal Libanon, Andre El Haddad sebagai pengadil lapangan yang dinilai banyak merugikan tim merah putih.

 

Setelah pertandingan, Timnas Indonesia diundang langsung oleh pihak KBRI untuk menghadiri acara malam silaturahmi Timnas Sepakbola Indonesia dengan Masyarakat Indonesia di Bahrain.

 

Malam silaturahmi tersebut berjalan santai, dibuka dengan sambutan dari KUAI KBRI Manama, Bapak Agus Salim, dilanjutkan dengan sambutan ketua PSSI, Djohar Arifin Husin, dimana keduanya tidak lupa selalu memekikan semangat nasionalisme dengan meneriaKkan “Hidup Indonesia” yang diikuti oleh semua hadirin di dalam ruangan acara tersebut, sambutan ditutup oleh Bapak Ramidin Saragih dari kemenpora. Acara dilanjutkan dengan foto bersama dan ramah tamah.

 

Masyarakat Indonesia di Bahrain begitu antusias untuk menghadiri acara tersebut, setelah pertandingan usai mereka berbondong-bondong menumpang bis-bis yang telah disediakan pihak KBRI langsung menuju gedung KBRI Manama. Begitu banyaknya masyarakat Indonesia yang ingin bertemu dengan idola mereka, akhirnya dengan terpaksa sebagian masyarakat ditahan di aula bawah sampai acara selesai. Walaupun pada akhirnya antusiasme masyarakat tersebut tidak bisa dibendung lagi dan mereka memaksa naik ke lantai II tempat acara berlangsung.

 

Masyarakatpun berkesempatan bisa berfoto-foto dengan pemain-pemain timnas tersebut, bahkan sampai malam sebelum para pemain masuk angkutan jemputan masih ada masyarakat yang terus berfoto dengan idolanya, memanfaatkan kesempatan yang jarang ini, Hidup Indonesia!