Spanyol Jadikan Indonesia Salah Satu Prioritas Hubungan Di Asia

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Indonesia merupakan salah satu prioritas dimana Spanyol ingin mengembangkan  hubungan bilateral. Hal ini ditegaskan pada pertemuan  konsultasi bilateral antara Indonesia dan Spanyol yang dilaksanakan di Madrid, tgl 2 Nopember 2009. Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa, Dubes Retno L.P. Marsudi, sementara delegasi Spanyol dipimpin oleh Direktur Jenderal  Asia dan Pasifik Kementerian Luar Negeri Spanyol, Dubes Jose Eugenio Salarich.
 
Salah satu bukti bahwa Indonesia dimasukan dalam prioritas hubungan bilateral Spanyol adalah dengan dimasukannya Indonesia dalam Plan of action for Asia Pacific (PoA) untuk tahun 2009 – 2012. Dalam PoA tersebut disebutkan antara lain kebijakan kerjasama, dukungan kepada pengusaha Spanyol untuk lebih aktif  di Indonesia, pemajuan kerjasama keamanan dan pemajuan kerjasama pendidikan dan kebudayaan.
 
Hubungan bilateral antara Indonesia dan Spanyol mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ketua delegasi Spanyol menyebutkan bahwa Indonesia dan Spanyol merupakan ¨natural allies¨ mengingat banyaknya kesamaan yang dimiliki oleh kedua negara. Hal tersebut sangat  memudahkan  kedua negara untuk menjalin hubungan yang baik di segala hal.
 
Di Bidang Perdagangan, volume Perdagangan di tahun 2008 hampir mencapai USD 2 milyar dimana ekspor Indonesia ke Spanyol mencapai USD 1,4 milyar dan ekspor Spanyol ke Indonesia sebesar USD 600 juta. Dalam konsultasi bilateral, kedua negara sepakat untuk  meningkatkan kerjasama di Bidang Perdagangan dan Investasi. Spanyol tertarik untuk melaksanakan kerjasama di Bidang Renewable Energy, Fisheries, Pendidikan dan Infrastruktur.
 
Dalam konsultasi bilateral tersebut, kedua negara juga sepakat untuk mengidentifikasi prioritas kerjasama di masa mendatang melalui pembentukan semacam framework cooperation. Implementasi dan prioritas-prioritas kerjasama  ini akan dipantau oleh konsultasi bilateral. Untuk memberikan basis yang kuat bagi pelaksanaan forum konsultasi bilateral, kedua pihak  juga sepakat untuk segera menyelesaikan draft MoU on establishment on bilateral  consultation.
 
Pertemuan juga membahas kerangka kerjasama di bidang ¨visa exemption for diplomatic and service passport holders¨. Selain itu, kedua pihak juga melakukan diskusi mengenai berbagai  isyu regional dan internasional antara lain ASEM, ASEAN, EU dan berbagai perkembangan di kawasan.
 
Spanyol akan memegang Presiden Uni Eropa dari tgl 1 Januari s.d 30 Juni 2010. Dalam kaitan ini Spanyol menawarkan kepada Indonesia bahwa selama presidensinya, Spanyol siap untuk menerima  masukan-masukan Indonesia mengenai upaya  meningkatkan  hubungan bilateral dengan UE. Spanyol akan  memberikan perhatian yang besar kepada Indonesia.
 
Presidensi Spanyol  akan merupakan  Presidensi UE pertama setelah penandatanganan Partnerhip and Cooperation Agreement (PCA) antara Indonesia  dan UE yang menurut rencana diadakan di Jakarta, tgl 9 Nopember 2009.