Para Pelajar Spanyol Tertarik Belajar Gamelan

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 27 April 2010, Pejabat Pensosbud KBRI Madrid telah menerima kunjungan 10 pelajar Instituto Enseñansa Segundaria (IES) Madrid untuk belajar memainkan gamelan. Para pelajar tingkat 4 sekolah menengah (setara dengan pelajar kelas I SMU di Indonesia) ini memulai prakteknya setelah mendapat pemaparan singkat tentang Indonesia, khususnya kekayaan budaya Indonesia. pada kesempatan tersebut grup gamelan “Caraka Laras” memainkan 3 tembang, yaitu Gangsaran, Sluku-Sluku Bathok, dan Kebo Giro, dan dilanjutkan para siswa memainkan kendang, bonang barung, bonang penerus, slenthem, demung, saron, peking, kenong, kempul, dan gong. Dalam waktu 45 menit para siswa berhasil memainkan 2 tembang, yaitu Gangsaran dan Sluku-Sluku Bathok dengan sangat baik.
 
Ibu Duta Besar turut menyaksikan antusiasme para siswa IES mengetahui dan memainkan gamelan. Beliau menyampaikan kepada Ms. Nazaret Gomez Roca, guru musik IES, penghargaannya atas ketertarikan sekolah Spanyol terhadap budaya Indonesia khususnya gamelan. Diharapkan ke depannya akan semakin banyak pelajar Spanyol yang tertarik mengenal budaya dan musik tradisional Indonesia. Ms. Roca sendiri juga menyatakan keterkejutannya bahwa para muridny dapat memainkan instrumen baru dengan sangat serius dan dalam waktu relatif lama. Ms. Roca juga menyampaikan apresiasinya terhadap sambutan KBRI yang sangat baik dan terorganisir dalam menerima kunjungan mereka.
 
Dengan adanya peningkatan pengenalan masyarakat Spanyol terhadap Indonesia seperti dalam kegiatan gamelan ini, diharapkan ke depannya akan semakin banyak masyarakat Spanyol yang dapat menjadi friends of Indonesia.