Gamelan Jawa Pukau Para Pelajar The British Council School Madrid

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Alunan lembut musik gamelan Jawa yang dimainkan para staf KBRI dalam kelompok Caraka Laras berhasil memukau 135 pelajar kelas 6 The British Council School (BCS) Madrid dalam kunjungan mereka selama 3 hari, dari tanggal 28-30 April 2010 di Gedung KBRI Madrid.
Para pelajar tersebut datang ke KBRI dalam 3 gelombang, masing-masing 45 anak setiap harinya, untuk mengenal dan mempraktekkan alat musik gamelan. Kegiatan ini telah menjadi bagian dari kurikulum pelajaran musik di BCS. Mr. Eric Peters, guru musik BCS menyebutkan bahwa musik gamelan diakui sebagai instrumen yang memberi warna dalam musik dunia. Oleh karena itu sangat penting bagi anak-anak untuk mempelajarinya, serta untuk mengetahui filosofi gamelan yang melambangkan harmoni dan kebersamaan. 

Antusiasme para pelajar terhadap instrumen gamelan terlihat besar dari kesungguhan para musisi kecil ini memainkannya. Para pelajar yang rata-rata berusia 11-12 tahun ini sangat aktif bertanya kepada para staf KBRI, baik tentang gamelan maupun tentang Indonesia. Dalam kesempatan itu mereka memainkan tembang “Sluku-Sluku Bathok”, yang ternyata juga telah mereka pelajari sebelumnya di sekolah dengan alat musik yang lain.

Kerjasama antara KBRI Madrid dengan British Council School di Madrid sudah terjalin lama dan kegiatan ini merupakan salah satu upaya melakukan promosi budaya Indonesia melalui anak-anak, agar semakin dikenal oleh masyarakat internasional, khususnya Spanyol.