<strong>Inggris</strong><strong> dan Indonesia: 200 tahun hubungan kesejarahan</strong>

3/22/2011

 
2011 adalah tahun yang istimewa bagi hubungan bilateral antara Indonesia dan Inggris, di mana 200 tahun hubungan historis yang erat antara kedua negara pertama kali ditandai dengan kedatangan Sir Thomas Stamford Raffles, seorang administrator Inggris dan ilmuwan amatir, di Jawa, Indonesia pada tahun 1811. 

Raffles memberikan banyak sumbangan bagi dunia tentang Indonesia.  Ia menulis sebuah buku berjudul 'Sejarah Jawa', yang menjelaskan sejarah jawa dan penduduknya bagi dunia Barat.


Ia juga menemukan kembali Borobudur dan Candi Prambanan; menemukan bunga yang dinamakan Rafflesia arnoldi, bunga karnivora terbesar di dunia, dan memprakarsai pembangunan Kebun Raya Bogor, berdasarkan pada desain Taman Kew di London. 

Raffles juga merupakan orang pertama yang membawa gamelan lengkap dari Indonesia ke Inggris. 

Dalam kaitan itu, KBRI di London bekerja sama dengan berbagai pihak di Indonesia akan mengadakan kegiatan seni dan budaya sepanjang tahun 2011 untuk memperingati peristiwa penting ini. 

April 2011 - 2012 Januari 
Datang dan merasakan budaya surga tropis Indonesia melalui eksibisi Bali: Dancing for the Gods di Museum Horniman, London (www.horniman.ac.uk).

Juli 2011
Mengetahui lebih banyak tentang Gamelan dan pengaruhnya di Inggris melalui peluncuran The British Gamelan Trail, proyek penelitian yang dipimpin oleh Prof Mark Hobart dari SOAS London. 

19 - 21 Agustus 2011
Saksikan dan nikmati pesona melodi dari Gamelan Keraton Yogyakarta, Kridha Mardhawa, di Edinburgh International Festival (www.eif.co.uk).

10 - 11 September 2011 
Indonesia tidak hanya tentang Bali dan gamelan, namun juga merupakan negara yang kaya akan berbagai budaya eksotis, dimana anda dapat mengetahui lebih banyak Indonesian Vilage di London Thames Festival (www.thamesfestival.org).