Indonesia terpilih kembali menjadi anggota Council IMO Kategori C Periode 2009-2011

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

London – Indonesia berhasil terpilih kembali menjadi anggota Council International Maritme Organization (IMO) kategori C periode 2009-2011 dengan perolehan 132 suara dari 153 suara sah. Pemilihan dilaksanakan pada sidang IMO Assembly ke-26 di London pada tanggal 27 November 2009. Anggota Council IMO kategori C adalah negara-negara yang memiliki kepentingan khusus di bidang transportasi laut atau navigasi dengan mempertimbangkan keseimbangan sebaran keterwakilan negara-negara secara geografis. Perolehan suara sebanyak 132 tersebut menempatkan Indonesia pada posisi ke-3, naik satu tingkat dibandingkan pada saat Indonesia terpilih pada tahun 2007 yang menduduki posisi ke-4 dengan perolehan 114 suara . Selain berada pada posisi yang lebih baik dibandingkan dengan posisi 3 negara ASEAN yaitu Filipina, Malaysia dan Thailand, posisi Indonesia juga lebih baik dibandingkan posisi negara-negara lain yang terpilih dalam kategori C yaitu Turki, Malta, Mesir, Nigeria, Afrika Selatan, Chile, Bahama, Denmark, Meksiko, Kenya, Saudi Arabia, Belgia, Australia dan Jamaika. Dengan terpilihnya kembali Indonesia pada pemilihan kali ini, maka Indonesia dapat terus memainkan peranan pentingnya sebagai anggota Council IMO yang telah dijalani sejak tahun 1973 dengan mandat dukungan yang semakin kuat. Pada sisi lain, keterpilihan Indonesia juga sekaligus memberikan beban tanggung jawab yang lebih besar, khususnya dalam upaya untuk meningkatkan jaminan keamanan dan keselamatan pelayaran yang efisien sekaligus meningkatkan perlindungan lingkungan ekosistem laut. Selain karena peranan Indonesia yang terus menonjol dan diakui oleh negara-negara anggota IMO, terpilihanya kembali Indonesia tersebut juga merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan (stake holders) yang terkait dengan bidang kelautan serta hasil berbagai upaya pendekatan melalui saluran diplomasi, baik di seluruh perwakilan RI di negara anggota IMO maupun di markas besar IMO di London. Pada pernyataannya dalam perdebatan umum di Sidang ke-26 Assembly IMO ini, Menteri Perhubungan Fredi Numberi menegaskan bahwa Indonesia selaku negara maritim terpandang di kalangan negara berkembang tentunya akan terus menjalankan peran aktifnya sebagai anggota Council IMO terutama dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam kegiatan pelayaran Indonesia.