Deputi Gubernur Bank Indonesia Hadiri Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia London

​​Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Hendar, Selasa, 25 Agustus 2015 bertempat di Ruang Crutacala, KBRI London telah menghadiri Acara Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia London, dari pejabat lama Rizal Anwar Djaafara kepada pejabat baru Endy Dwi Tjahjono, yang juga turut disaksikan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris Raya dan Irlandia, Teuku Mohammad Hamzah Thayeb.
Endy Dwi Tjahjono sebelumnya menjabat sebagai Kepala Grup Neraca Pembayaran, Departemen Statistik Bank Indonesia di Jakarta, sedangkan Rizal Anwar Djaafara mendapat tugas baru sebagai Kepala Departemen Regional 4 yang membawahi Kawasan Timur Indonesia, Bali dan Nusa Tenggara.
Deputi Gubernur menegaskan arti strategis alih tugas Kepala Perwakilan Bank Indonesia London dalam kaitannya dengan penguatan peran Kantor Perwakilan BI di luar negeri, sebagaimana tercermin dalam salah satu Program Transformasi Bank Indonesia 2024, yakni Penguatan Kerangka Kebijakan Internasional dalam mendukung kepentingan nasional maupun Bank Indonesia. Beberapa area penguatan antara lain penguatan struktur organisasi
Deputi Gubernur berharap kinerja kantor perwakilan BI di luar negeri dapat lebih ditingkatkan, khususnya di tengah beratnya tantangan-tantangan yang dihadapi perekonomian Indonesia dewasa ini, seperti perlambatan ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah. Ditegaskan perlunya confidence dari seluruh elemen bangsa, serta penyebaran persepsi positif kepada pelaku ekonomi bahwa perekonomian Indonesia akan menjadi lebih baik.
Di samping mengelola cadangan devisa, perwakilan Bank Indonesia di luar negeri akan difokuskan pada fungsi internasional, antara lain penguatan fungsi asesmen dan riset ekonomi global, serta penguatan kerangka kerja Integrated IRU atau Integrasi Hubungan Investor, dalam rangka lebih mendorong investasi ke Indonesia.
Dubes RI Hamzah Thayeb dalam sambutannya menegaskan meskipun tahun 2015 masih ditandai dengan tantangan bagi perekonomian Indonesia, baik eksternal maupun domestik, namun negara akreditasi Inggris dan Irlandia memandang Indonesia sebagai salah satu emerging powers yang memiliki prospek perkembangan ekonomi Indonesia ke depan yang sangat baik dan menjanjikan.
Kunjungan Perdana Menteri Inggris ke Indonesia, 27-28 Juli 2015 merupakan cermin makna strategis Indonesia bagi Pemerintah Inggris, selain posisi Indonesia sebagai salah satu negara dari 19 Priority High Growth and Emerging Markets yang ditetapkan Pemerintah Inggris. Sementara, Pemerintah Irlandia memandang Indonesia sebagai salah satu negara prioritas dalam pengembangan hubungan dan kerja sama bilateral, yang ditandai dengan pembukaan kantor Kedutaan Irlandia di Jakarta tahun 2014.
Dubes RI menyampaikan dalam konteks peningkatan diplomasi ekonomi, KBRI London bersama Kantor Perwakilan BI London, perwakilan perbankan, BKPM dan BUMN lainnya, senantiasa bertindak sebagai marketer dan opportunity seeker, yang secara aktif meningkatkan perhatian negara akreditasi terhadap kesempatan berbisnis di Indonesia, dan memfasilitasi potensi jaringan kerja sama dengan pelaku bisnis, sesuai misi pencapaian target-target perdagangan dan investasi Indonesia.
Acara pelantikan berlangsung hikmad dan dihadiri seluruh home staffs KBRI London, perwakilan perbankan dan BUMN RI di Inggris, pelajar dan tokoh masyarakat Indonesia serta mitra kerja BI di London.