KUNJUNGAN KOMISI 1 DPR RI KE INGGRIS DUKUNG REVISI UU PENYIARAN INDONESIA

6/21/2012

Panja Penyiaran Komisi 1 DPR RI telah berkunjung ke Inggris pada tanggal 18-20 Juni 2012 dalam rangka mempelajari peraturan dan regulasi bidang penyiaran (broadcasting) di Inggris, mendalami sistem manajemen lembaga penyiaran swasta, lembaga penyiaran publik, serta best practices sistem penyiaran di Inggris dalam rangka pengayaan wawasan anggota Panja Penyiaran Komisi 1 dalam proses perumusan revisi UU No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran.

Delegasi Panja Penyiaran yang berkunjung ke Inggris tersebut dipimpin oleh Bapak Muhammad Najib dari FPAN dengan enam anggota yakni Ibu Lucy Kurniasari (FPD), Bapak Muchamad Ruslan (FPG), Bapak Heri Achmadi (FPDIP), Ibu Evita Nursanty (FPDIP), Ibu Lily Chadidjah Wahid (FPKB), dan Ibu Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati (FHan).

Kunjungan yang difasilitasi oleh KBRI London tersebut merupakan sebuah upaya untuk melakukan benchmarking dalam rangka proses perumusan RUU revisi UU No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran. Berbagai isu yang dibicarakan berkisar pada topik kebijakan penyiaran; struktur, tanggung jawab dan kewajiban otorita penyiaran; prinsip kebebasan dan ketidakberpihakan dalam penyiaran; regulasi lembaga penyiaran publik; pengaturan dan praktek lembaga penyiaran lokal; pengaturan masalah periklanan dalam penyiaran; penggunaan teknologi digital termasuk pengaturan spektrum, dan sebagainya. Berbagai otorita dan lembaga yang ditemui di Inggris menjadi mitra dialog yang tepat untuk mendorong perbaikan UU Penyiaran di Indonesia, terutama dalam menghadapi kemajuan teknologi dunia penyiaran, dan menjalin jejaring dengan pihak terkait di Inggris.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi telah melakukan pembicaraan intensif dengan berbagai otorita dan organisasi penyiaran di London, antara lain dengan Office of Communications (Ofcom), regulator penyiaran dan telekomunikasi Inggris, Komisi Culture, Media and Sports Parlemen Inggris, lembaga penyiaran publik British Broadcasting Corporation (BBC), lembaga penyiaran swasta Independent Television (ITV), saluran berita CNN, serta asosiasi periklanan Advertising Association.

Menurut Bapak Muhammad Najib, kunjungan delegasi Panja Penyiaran ini telah memberikan kontribusi signifikan yang diperlukan bagi proses perumusan RUU revisi UU no. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran. “Terdapat banyak sekali peningkatan dan tambahan materi yang sangat maju dari diskusi dengan media di Inggris seperti BBC,” demikian disampaikan beliau. Beberapa contoh materi tersebut adalah bagaimana mendorong lembaga penyiaran publik untuk berkembang, mendapatkan content dengan isi yang variatif dan bermanfaat, serta bagaimana melindungi anak dan remaja dari content yang negatif.

Pertemuan-pertemuan yang dilakukan bukan hanya untuk memperoleh masukan dari sisi lembaga penyiaran melainkan juga untuk memperoleh masukan dari sisi regulator dan legislasi yakni melalui pertemuan dengan Ofcom dan dengan Ketua Komisi Culture, Media and Sports Parlemen Inggris, John Whittingdale MP. Hal ini dilakukan sehingga delegasi memperoleh masukan dan informasi yang lengkap dari semua sisi sehingga dapat merumuskan revisi UU No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran sebaik mungkin.

Dalam pertemuan-pertemuan yang diikuti secara aktif oleh seluruh anggota delegasi, telah terjadi diskusi interaktif dan hangat yang membangun pengertian mendalam akan sistem serta regulasi penyiaran di Inggris. Bahkan dalam beberapa kesempatan waktu yang dijadwalkan telah diperpanjang karena banyaknya isu substantif yang dibahas oleh para anggota delegasi dengan pihak Inggris.

Selain bertemu dengan berbagai otorita dan lembaga penyiaran Inggris, perwakilan delegasi yakni Bapak Muhammad Najib dan Ibu Lily Wahid telah menyempatkan diri untuk mengadakan makan malam dan diskusi dengan perwakilan PPI UK. Diskusi yang diadakan pada tanggal 19 Juni 2012 tersebut membahas mengenai kunjungan delegasi Panja Penyiaran ke Inggris serta berbagai isu lain seperti perkembangan kondisi domestik dalam negeri di Indonesia, kemungkinan dukungan DPR terhadap program PPI UK dan berbagai hal lainnya.

Pada kesempatan tersebut, ketua PPI UK, Miftachuddin, menyampaikan apresiasi terhadap keterbukaan kunjungan delegasi Panja Penyiaran Komisi 1 DPR RI ke Inggris sebagaimana terefleksi dari diskusi tersebut serta kerjasama dari perwakilan delegasi yakni Bapak Muhammad Najib dan Ibu Lily Wahid. Selain itu, Miftach juga mengemukakan komitmen PPI UK untuk bekerjasama dengan seluruh elemen bangsa, termasuk DPR RI, dalam rangka membangun Indonesia sesuai dengan porsi masing-masing.