Kontak Kami   |   FAQ   |   Link   |   Site Map
   |   Pencarian 

Berita Kemlu

Indonesia Penting, Belarus Buka Kedutaan Besar di Jakarta

Senin, 11 Juni 2012

Menlu Belarus Sergei Martynov untuk pertama kali dalam sejarah melakukan kunjungan serta membahas isu-isu bilateral dengan Menlu RI di Gedung Pancasila, Kemlu, Jakarta (11/6). Dalam kesempatan tersebut, kedua Menlu membahas mengenai peningkatan hubungan di bidang perdagangan, alat-alat berat, pertanian, sains, teknologi, serta kerjasama di bidang sosial budaya.

“Masih terbuka lebar bagi kedua negara untuk terus meningkatkan kemitraan di bidang perdagangan. Sejak 2010 sampai 2011
nilai perdagangan kedua negara mengalami peningkatan sebesar 27%”, tutur Menlu Marty Natalegawa. Bahkan, Menlu Sergei tadi menginformasikan kepada saya bahwa sejak 15 tahun terakhir, nilai perdagangan Indonesia-Belarus mencapai 122 kali lipat, tambah Menlu Marty.

Hubungan bilateral RI-Belarus dalam kurun waktu 3 tahun terakhir memang mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini, menurut Menlu RI, tercermin dari meningkatnya pertemuan dan kunjungan para pejabat tinggi kedua negara, peningkatan kerjasama ekonomi perdagangan.

“Kerjasama ekonomi Indonesia – Belarus dapat digambarkan sebagai Economical Mutual Complementary atau kerjasama ekonomi yang bukan semata-mata menguntungkan namun juga saling melengkapi, imbuh Menlu Sergei menambahkan pernyataan Menlu RI. Indonesia bukan saja penting, Indonesia juga merupakan hub kerjasama Belarus kepada ASEAN.

Hal ini sebelumnya juga diutarakan Dubes Belarus untuk Indonesia Vladimir Lopato Zagorsky, menjelang perundingan RI-Belarus di Jakarta, (11/06).

"Indonesia menjadi pilihan. Indonesia penting, tidak hanya sebagai potensi pasar yang besar, dan Jakarta sebagai diplomatic capital ASEAN, tapi juga kaitan dan perannya di Asia Tenggara. Sangat tidak mungkin mengamati Indonesia, Malaysia dan Filipina seandainya Belarus membuka kedubesnya di Australia", demikian Dubes Belarus sampaikan.

Sementara Dubes Wahid Supriyadi, Staf Ahli Menlu Bidang Ekonomi dan Sosial Budaya menyampaikan bahwa Posisi perdagangan Belarus-RI menempati posisi ke-4 terbesar di Asia, dan perdagangan bilateral Belarusia-RI menempatan posisi 1, dibanding negara ASEAN lainnya.

Diawal konferensi pers kedua Menlu menandatangani MoU mengenai
Bilateral Consultations dengan disaksikan oleh beberapa media nasional. Menurut Menlu RI, ini merupakan satu dari 14 MoU lainnya yang sedang dipersiapkan antara lain mengenai kerjasama perlindungan dan promosi investasi, kerjasama ekonomi dan teknis, dan disaster management.

Setelah konferensi pers, Menlu Sergei berkesempatan menyantap hidangan nusantara yang dihidangkan dalam jamuan makan siang oleh Menlu RI. Setelah itu Menlu Sergei akan membuka secara resmi Kedutaan Besar Belarusia untuk Indonesia yang berkedudukan di Jl. Patra Kuningan VII No.3, Jakarta Selatan. (Sumber: Dit. ETT/Dit. infomed/PLE/Ed.PY)




KBRI London


Gedung Parlemen Inggris Raya

Peringatan 200 tahun hubungan kesejarahan RI-Inggris


ASEAN


Visit Indonesia

running3running4running5running6running7
running8running9running10
next pre
Hak Cipta 2009 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia
Syarat dan Ketentuan