Kewarganegaraan Indonesia

Paspor untuk Anak Berkewarganegaraan Ganda

Berdasarkan UU No. 12 Tahun 2006 pasal 6, anak yang memiliki status kewarganegaraan ganda pada saat usianya 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin, anak tersebut harus menyatakan memilih salah satu kewarganegaraannya. Pernyataan tersebut disampaikan secara tertulis dan diberikan waktu paling lambat 3 (tiga) tahun setelah anak berusia 18 (delapan belas) tahun atau sudah kawin.

Berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.80-HL.04.01 Tahun 2007 pasal 9 anak yang memiliki status kewarganegaraan ganda dan belum menetukan pilihan kewarganegaraan dapat diberikan paspor Republik Indonesia yang masa berlakunya dibatasi hanya sampai anak yang bersangkutan berusia 21 (dua puluh satu) tahun.

Prosedur Memperoleh dan Mendaftarkan Kewarganegaraan Indonesia serta Pemberian Fasilitas Keimigrasian : Bagi Anak dari Hasil Perkawinan Campuran

a. Anak Yang Lahir Pada Atau Sesudah tanggal 1 Agustus 2006

Anak yang lahir pada atau sesudah tanggal 1 Agustus 2006 secara otomatis menjadi warga negara Indonesia, secara keimigrasian anak tersebut dapat memperoleh Paspor RI. Namun demikian, anak tersebut tetap harus didaftarkan di Kantor Imigrasi atau Perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Tata Cara Pendaftaran:

Permohonan pendaftaran dapat dilakukan di Kantor Perwakilan RI yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal anak.  

Mengisi formulir yang telah disediakan di Kantor Perwakilan RI serta harus membawa:

  • Fotokopi kutipan Akte Kelahiran anak beserta aslinya
  • Fotokopi Akte Perkawinan / Buku Nikah orang tua beserta aslinya
  • Fotokopi Paspor Asing anak (jika sudah punya paspor asing) beserta aslinya
  • Pasphoto anak terbaru yang berwarna dan berukuran 4x6 cm sebanyak 4 (empat)  lembar.

Jika berkas pendaftaran sudah dinyatakan lengkap, maka Perwakilan RI akan:
a.   Menerbitkan Paspor RI anak (penerbitan Paspor RI dikenakan biaya €   30,-

b.   Menerakan cap pada halaman pengesahan/endorsement pada Paspor RI

Pendaftaran ini tidak dipungut biaya.

 

b. Anak Yang Lahir Sebelum Tanggal 1 Agustus 2006

Anak yang lahir sebelum tanggal 1 Agustus 2006 tidak otomatis menjadi warganegara Indonesia, namun anak tersebut dapat memperolah kewarganegaraan Indonesia dengan melakukan pendaftaran yaitu mengajukan permohonan secara tertulis dalam bahasa Indonesia di atas kertas bermaterai.

 

Tata Cara Pendaftaran:

  1. Permohonan pendaftaran dapat diajukan kepada Kepala Perwakilan Republik Indonesia yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal anak 

      2.   Mengisi formulir yang telah disediakan serta harus membawa :
            a.   Fotokopi kutipan Akte Kelahiran anak (sudah diterjemahkan ke

                  dalam bahasa Indonesia) yang disahkan oleh Perwakilan RI
            b.   Surat pernyataan dari orang tua atau wali bahwa anak belum

                  kawin jika anak sudah berusia 16 (enam belas) tahun 
            c.   Fotokopi paspor orang tua anak yang masih berlaku yang

                  disahkan oleh Perwakilan RI  
            d.   Pas photo anak terbaru berwarna ukuran 4x6 cm sebanyak 6

                  (enam) lembar.

       3.   Selain itu ada beberapa dokumen lain yang harus anda lengkapi, diantaranya:

              a. Bagi anak yang lahir dari perkawinan yang sah; harus  melampirkan fotokopi kutipan akte  perkawinan/buku nikah                   atau kutipan akte perceraian/surat talak/perceraian  atau keterangan/kutipan akte kematian salah seorang dari                                   orang tua  anak (sudah diterjemahkan ke dalambahasa Indonesia) yang disahkan oleh Perwakilan RI;

               b.Bagi anak yang diakui atau yang diangkat; harus melampirkan fotokopi kutipan akte pengakuan atau                                                   penetapan  pengadilan tentang pengangkatan anak (sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia) yang disahkan                    oleh Perwakilan RI;

       4. Berkas permohonan pendaftaran tersebut akan diperiksa kelengkapannya dan apabila berkas permohonan pendaftaran                  belum dinyatakan lengkap, maka Kepala Perwakilan RI akan mengembalikan berkas pendaftaran tersebut; 

       5. Jika berkas permohonan pendaftaran sudah dinyatakan lengkap maka Kepala Perwakilan RI akan menyampaikan                                permohonan pendaftaran tersebut kepada Menteri Hukum dan HAM RI; 

        6, Selanjutnya Menteri Hukum dan HAM RI akan memeriksa kelengkapan berkas permohonan pendaftaran tersebut dan                     apabila berkas permohonan pendaftaran tersebut belum dinyatakan lengkap maka Menteri Hukum dan HAM  RI                    akan mengembalikan berkas tersebut kepada Kepala Perwakilan RI;

        7. Bila berkas permohonan pendaftaran sudah dinyatakan lengkap,  maka Menteri Hukum dan HAM RI akan menetapkan                keputusan memperoleh Kewarganegaraan RI;

         8. Permohonan pendaftaran anak hanya dapat diproses apabila anda  telah mengajukan secara lengkap kepada                                   Kepala Perwakilan RI paling lambat 1 Agustus 2010 atau jika diajukan melalui pos,  permohonan  pendaftaran hanya                        dapat diproses apabila stempel pos pengiriman tertanggal paling  lambat 1 Agustus 2010