Indonesia – Portugal Rundingkan Perjanjian Bilateral

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Dalam upaya meningkatkan hubungan kerjasama Indonesia-Portugal, Tim Perunding Indonesia dan Portugal, tanggal 16-17 Mei 2011 bertemu di Lisabon guna membahas 4 (empat) konsep persetujuan penting yang sudah lama tertunda yaitu (1) Persetujuan bebas visa bagi pemegang paspor diplomatik dan dinas; (2) Persetujuan Kerjasama Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, Olah Raga dan Media Masa; (3) Persetujuan Kerjasama Ekonomi dan Industri; dan (4) Persetujuan Promosi dan Perlindungan Penanaman Modal (P4M)
 
Ketua delegasi Portugal Dr. Miguel Serpa Soares, Direktur Hukum kemlu Portugal menyambut baik kunjungan Delegasi Indonesia ke Portugal dan perundingan ini dianggap sebagai bukti komitmen kedua negara untuk membangun hubungan kerjasama yang konkrit. Dr. Soares juga merasa puas atas hasil-hasil yang dicapai pada perundingan yang dilakukan selama dua hari itu.
 
Dilain pihak, Delegasi RI yang dipimpin oleh Direktur Eropa Barat, Dewa Made Sastrawan menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Portugal yang telah menyambut baik inisiatif Indonesia untuk merundingkan persetujuan-persetujuan kerjasama yang sudah lama tertunda penyelesaiannya dan menyampaikan harapannya agar hubungan bilateral kedua negara yang sudah baik saat ini akan semakin diperkuat dengan hasil yang dicapai pada perundingan ini.
 
Perundingan berjalan dengan lancar dan dalam suasana yang sangat bersahabat dan produktif. Pertemuan ini dapat dikatakan berhasil dengan baik. Berbagai usulan baru yang diusulkan Indonesia pada saat perundingan sebagian besar dapat diterima Pihak Portugal dengan beberapa perubahan kecil. Ini merupakan capaian penting bagi Indonesia dan sikap positif dan akomodatif yang diperlihatkan oleh pihak Portugal turut memperlancar jalannya perundingan. Pada pertemuan ini telah ditandatangani Agreed Minutes perundingan yang intinya berisi kesepakatan-kesepakatan yang telah dicapai atas beberapa isu-isu substanstif keempat persetujuan dimaksud. Kedua pihak juga sepakat untuk segera menyelesaikan consolidated draft agreement yang akan dikomunikasikan melalui saluran diplomatic.
 
Secara keseluruhan perundingan ini telah berjalan lancar dan menghasilkan langkah yang cukup berarti bagi penyelesaian keempat persetujuan kerjasama dimaksud. Selama perundingan, sangat tampak semangat yang tinggi kedua pihak untuk segera menuntaskan persetujuan Kerjasama ini. Mengingat sebagian besar isi perjanjian telah berhasil dibahas, kedua belah pihak mengharapkan perjanjian tersebut dapat ditandatangani pada pertemuan petinggi kedua negara di masa mendatang.