Pesona Kacang Telur Produksi Indonesia di Expoalimentaria Peru

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

“!Que rico¡” (enak sekali) ungkap beberapa pengunjung Expoalimentaria yang mengunjungi stand KBRI Lima setelah mencoba produk kacang telur produksi PT. Garuda Food. Secara bergantian mereka mengungkapkan harapan agar  produk tersebut dijual di Lima.

 

Harapan tersebut bukan merupakan sesuatu yang mustahil mengingat masih terbuka peluang bagi produk makanan Indonesia untuk dipasarkan di Peru. Peluang inilah yang mendasari keikutsertaan KBRI Lima pada Expoalimentaria 2011, pameran bahan makanan yang terbesar di Peru, yang  telah berlangsung dari tanggal 28 September-30 September di kompleks militer Pentagonito, San Borja, Lima, Peru. 

 

Melalui partisipasi PT.Indo Food, PT. Garuda Food, PT Tri Cipta Chandra, PT. Sinar Mas TBK, PT. Tri Mitra Bio Persada (produk dari kelapa), PT. Inti Jaring Mas (produk jala ikan), KBRI Lima berpartisipasi untuk mengenalkan produk-produk Indonesia. Selain itu, dengan bantuan pihak ITPC Santiago, Chile, disebarkan pula informasi mengenai penyelenggaraan Trade Expo Indonesia ke-26, 19-23 Oktober yang akan datang.

 

Keikutsertaan KBRI Lima pada Expoalimentaria 2011 merupakan partisipasi yang pertama kalinya. Antusiasme para pengunjung untuk mengetahui lebih jauh tentang produk Indonesia tergolong besar. Setiap harinya, stand KBRI Lima ramai didatangi oleh pengunjung yang sebagian besar menunjukkan keingintahuannya mengenai jenis produk-produk Indonesia. Selain Indonesia, peserta pameran dari negara-negara Asia lainnya hanya diwakili oleh Malaysia dan China.

 

Partisipasi tersebut bermanfaat untuk mengenalkan ragam produk Indonesia dan menjembatani kontak antara perusahaan Indonesia dengan para importir. KBRI Lima mencatat sejumlah permintaan informasi untuk mengimpor produk Indonesia seperti biskuit, mie instan, coklat, rempah-rempah, teripang, produk laut kalengan, kosmetik atau produk dari kelapa, virgin coconut oil, perasa makanan, buah-buahan kaleng, generator listrik, minyak sayur, makanan ringan, sarung tangan karet, kopi atau produk organik, beras, dan mesin pemroses minyak kelapa.

 

Expoalimentaria diselenggarakan atas inisiatif ADEX (Asosiasi Eksportir Perú) dengan  Kementerian Luar Negeri Perú dan Kementerian Pertanian. Acara tersebut merupaan agenda tahunan dan pada tahun 2011 telah memasuki penyelenggaraan yang ketiga. Pada acara tersebut dipamerkan produk-produk  agrobisnis, hasil laut, produk bio-commercial, bahan makanan, dan jasa kontainer, pengepakan dan mesin food processing.

 

Expoalimentaria 2011 diikuti oleh 540 perusahaan yang 140 diantaranya merupakan perwakilan pihak asing. Pihak panitia menyampaikan bahwa lebih dari 1800 pembeli internasional dari 60 negara telah mengunjungi Expoalimentaria 2011. Jumlah tersebut melebihi target 1000 pembeli internasional yang diharapkan dapat dicapai oleh  pihak penyelenggara. Mayoritas pembeli tersebut berasal dari negara-negara  Amerika Selatan, Eropa dan Amerika Utara. Secara keseluruhan, pihak panitia memperkirakan sekitar 20.000 orang telah mengunjungi pameran tersebut.