Anak Buah Kapal Indonesia Peringati HUT RI di Lima

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Suasana perayaan HUT RI ke-66 di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Lima tampak semakin semarak dengan kehadiran tamu istimewa, yakni  32 anak buah kapal (ABK) Indonesia yang sedang merapat di Lima.

 

´´Alhamdulillah, saya sangat senang´´, demikian ungkap Susno Al Amin, seorang anak buah kapal asal Indonesia ketika ditanya bagaimana rasanya mengikuti upacara peringatan HUT RI ke-66 di KBRI Lima. Pria setengah baya yang berasal dari Tegal tersebut bekerja di sebuah kapal Jepang dengan 9 orang warga negara Indonesia lainnya.

 

Bagi Susno Al Amin, pengalaman memperingati perayaan HUT 17 Agustus di luar negeri, seperti di Lima, Perú, bukan pertama kalinya. Sebelumnya, beliau memperingati perayaan HUT 17 Agustus di Cape Town, Afrika Selatan.

 

Gambaran pengalaman Susno Al Amin mewakili pengalaman ribuan anak buah kapal Indonesia yang harus memperingati perayaan HUT Kemerdekaan RI 17 Agustus di luar negeri.  Jarak yang memisahkan dari tanah air tidak menyurutkan nasionalisme mereka untuk tetap memperingati kegembiraan peringatan 17 Agustus.

 

Di tengah cerita-cerita sedih mengenai nasib ABK Indonesia yang bekerja di kapal-kapal asing, semangat Susno Al Amin dan teman-temannya yang tetap menunjukkan rasa nasionalisme merupakan satu hal yang patut dihargai.

 

Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Perú dan Bolivia, Yosef Berty Fernandez menyampaikan apresiasi terhadap para ABK yang telah berpartisipasi dalam acara peringatan HUT proklamasi ke-66 di Lima.

 

Dubes RI juga menyampaikan bahwa peringatan HUT RI ke-66 merupakan momentum untuk memperbaharui rasa nasionalisme dan menumbuhkan semangat untuk tetap mendukung pembangunan.

 

Disampaikan pula bahwa HUT RI yang ke-66 merupakan suatu capaian dari berbagai proses bernegara dengan segala dinamika dan tantangannya yang menyentuh berbagai sektor, seperti politik, ekonomi, sosial dan budaya. Dalam sektor politik, Indonesia telah melewati proses transformasi politik dan sosial yang menempatkan Indonesia sebagai negara demokrasi ketiga terbesar di dunia. Dalam bidang ekonomi, Indonesia tengah berada dalam kondisi perekonomian yang semakin membaik.

 

Perayaan HUT RI ke-66 di Lima diikuti dengan tertib oleh sejumlah warga negara Indonesia yang tinggal di Lima. Menurut data KBRI Lima, terdapat sekitar 70 warga negara Indonesia yang bertempat tinggal di Lima dan sekitarnya. Setiap bulannya, diperkirakan sekitar 1000 ABK Indonesia menyinggahi pelabuhan Callao, Lima.