ASEAN Day di Lima Tonjolkan Solidaritas ASEAN

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

 

´´Venga, venga´´ (datang-datang), seru Patricia Harman, Kepala Bidang Acara di Universitas Pontificia Catolica untuk mengundang para mahasiswa yang baru saja keluar dari perkuliahan untuk datang ke program ASEAN Day yang diselenggarakan di Aula Fakultas Teknis Mesin, 7 September yang lalu.

 

Stan mengenai ASEAN, Indonesia, Malaysia dan Thailand tampak penuh sesak dikunjungi oleh para mahasiswa yang ingin mengetahui lebih jauh lagi mengenai ASEAN dan negara-negara anggotanya. Mereka juga tampak antusias untuk menyaksikan pertunjukan budaya dari masing-masing negara ASEAN, yakni pertunjukan tari Bulu Gila (provinsi Maluku) dan tari Tabal Gempita (provinsi Riau) dari Indonesia, pertunjukan Thai-Boxing dan permainan congklak khas Malaysia.

 

ASEAN Day diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun ASEAN yang ke-44 yang jatuh pada tanggal 8 Agustus yang lalu dan mengenalkan ASEAN kepada kalangan akademisi dan mahasiswa. Acara tersebut diselenggarakan bersama oleh Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) Lima, Kedutaan Besar Malaysia dan Kedutaan Besar Thailand.

 

Pada hari itu juga diselenggarakan seminar mengenai ASEAN yang dibuka secara resmi oleh Dubes Elard Escala, Direktur Jenderal APEC Kementerian Luar Negeri Perú dan menampilkan pembicara, yakni Kuasa Ad Interim (KUAI) Malaysia, Bong Yuk Jiu, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI (LBBP RI) untuk Perú dan Bolivia, Yosef Berty Fernandez dan Duta Besar/Perwakilan Tetap Thailand pada PBB di New York, Norachid Sinhaseni.

 

Masing-masing pembicara menyajikan topik-topik yang berbeda. KUAI Malaysia memberikan presentasi mengenai sejarah ASEAN, sedangkan Dubes Yosef Berty Fernandez mempresentasikan mengenai ASEAN Today. Selain itu, Dubes Norachid Sinhaseni mempresentasikan kerjasama antara ASEAN dengan organisasi regional di Amerika Selatan.

 

Pada malam harinya, juga diselenggarakan acara cocktail di Wisma Duta. Pada acara tersebut, masing-masing perwakilan negara ASEAN menyajikan kuliner khas masing-masing negara, seperti Sate Ayam (Indonesia), Pad Thai (Thailand) dan telur rempah (Malaysia). Acara dimaksud dihadiri oleh 100 undangan dari kalangan pengusaha, Kementerian Luar Negeri Perú dan kalangan korps diplomatik.

 

Penyelenggaraan ASEAN Day merupakan kegiatan bertema ASEAN yang pertama kalinya diselenggarakan di Lima. Hal tersebut bermanfaat untuk mengenalkan organisasi ASEAN dan situasi masing-masing negara anggota ASEAN kepada publik Perú.

 

Walaupun tidak semua negara anggota ASEAN memiliki perwakilan di Perú, penyelenggaraan ASEAN Day oleh tiga perwakilan di atas menonjolkan nuansa solidaritas ASEAN yang kental. Kerjasama KBRI Lima, Kedutaan Besar Malaysia dan Kedutaan Besar Thailand memberikan kesan positif mengenai kebersamaan negara-negara ASEAN.